Monday, 06 July 2026 | Bandar Lampung
Logo

TAPIS MEDIA

Beranda Lampung Pemerintahan Destinasi Info Harga Pasar

Tidak Terima Ditegur, Pengemudi Mobil Bacok Ojol di Pahoman Bandar Lampung

06 July 2026 14:00 WIB
Oleh: Dewi Kartika
Dibaca: 1 kali
Bagikan:
Tidak Terima Ditegur, Pengemudi Mobil Bacok Ojol di Pahoman Bandar Lampung
Foto: Kupas Tuntas

BANDAR LAMPUNG, Tapis Media -

Jajaran Polsek Tanjungkarang Barat menangkap seorang pria berinisial RW (36), warga Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan (OKU Selatan), Sumatera Selatan, setelah diduga membacok seorang pengemudi ojek online (ojol) di Jalan Ir. H. Juanda, Kelurahan Pahoman, Kecamatan Enggal, Bandar Lampung.

Kapolsek Tanjungkarang Barat, AKP Martoyo, menuturkan pelaku diamankan tidak lama setelah melakukan aksi penganiayaan menggunakan sebilah golok terhadap korban berinisial RH (40), pada Jumat (3/7/2026) sekitar pukul 01.30 WIB.

Selain mengamankan pelaku, polisi turut menyita barang bukti berupa sebilah golok bergagang kayu yang diduga digunakan untuk menyerang korban.

"Pelaku telah kami tahan dan masih menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Penyidik masih mendalami motif pelaku dan melengkapi keterangan para saksi. Atas perbuatannya, RW dijerat Pasal 466 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP terkait tindak pidana penganiayaan," kata AKP Martoyo, Senin (6/7/26).

Dalam peristiwa tersebut, korban mengalami luka sobek di telapak tangan kiri hingga harus mendapatkan 10 jahitan. Korban juga mengalami luka lecet pada kedua kaki serta memar di bagian dada.

Martoyo menjelaskan, penganiayaan itu bermula saat korban bersama beberapa rekannya sesama pengemudi ojol tengah menunggu pesanan di sekitar Stadion Pahoman.

Mereka melihat sebuah mobil berhenti di tengah badan jalan dengan mesin dan lampu kendaraan masih menyala.

Korban kemudian menghampiri mobil tersebut dan membangunkan pengemudinya yang sedang tertidur. Ia meminta pelaku memindahkan kendaraan karena menghalangi arus lalu lintas.

"Korban meminta pengemudi memindahkan mobil karena posisinya mengganggu arus lalu lintas," ujarnya.

Diduga tersinggung dengan teguran tersebut, pelaku sempat keluar dari mobil, kemudian kembali masuk sebelum akhirnya keluar lagi sambil membawa sebilah golok.

Pelaku lalu mengayunkan senjata tajam itu ke arah korban dan beberapa orang yang berada di sekitar lokasi.

"Diduga pelaku kesal setelah ditegur korban. Pelaku keluar sambil membawa sebilah golok dan langsung mengayunkannya ke arah korban, serta orang-orang di sekitar lokasi," jelasnya.

Korban berusaha menghindari serangan, namun telapak tangan kirinya tetap terkena sabetan golok. Warga bersama pengemudi ojol lainnya kemudian menghentikan aksi pelaku dan menghubungi kepolisian hingga akhirnya pelaku berhasil diamankan. (*)

Berita Terkait

Beranda Kategori Cari