BANDAR LAMPUNG, Tapis Media -
Terduga Pelaku Pembunuhan Satu Keluarga di Tulang Bawang Lampung Tewas Ditembak Polisi
Polisi berhasil mengungkap kasus pembunuhan satu keluarga di Kampung Purwa Jaya, Kecamatan Banjar Margo, Kabupaten Tulang Bawang, Lampung. Terduga pelaku tewas ditembak setelah melakukan perlawanan dan menyerang anggota polisi menggunakan senjata tajam saat hendak ditangkap di Kabupaten Lampung Timur.
Kasat Reskrim Polres Tulang Bawang AKP Apfryyadi Pratama membenarkan penangkapan tersebut. Ia menjelaskan tindakan tegas terukur dilakukan setelah terduga pelaku menyerang petugas menggunakan senjata tajam saat proses penangkapan di Jalan Lintas Timur, Kecamatan Purbolinggo, Kabupaten Lampung Timur, Senin (5/10/2026).
"Benar, saat ini masih perjalanan ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Lampung. Jenazah pelaku akan dibawa ke sana," kata Apfryyadi, Senin, 5 Oktober 2026.
"Benar, saat ini masih perjalanan ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Lampung. Jenazah pelaku akan dibawa ke sana," kata Apfryyadi, Senin (5/10/2026).
Menurutnya, tindakan tegas tersebut dilakukan karena pelaku menyerang anggota kepolisian dengan senjata tajam ketika akan diamankan. "Tindakan tegas terukur ini diberikan karena pelaku ini menyerang anggota menggunakan senjata tajam saat proses penangkapan di Jalan Lintas Timur, Kecamatan Purbalinggo, Lampung Timur," ujarnya.
Dalam proses penangkapan tersebut, polisi juga mengamankan beberapa barang bukti, di antaranya senjata tajam dan sepeda motor yang diduga digunakan atau dibawa oleh pelaku. "Barang buktinya ada sajam sama motornya, untuk sementara itu yang bisa kami sampaikan perkembangan kasus ini," kata Apfryyadi.
Kasus tersebut bermula dari penemuan tiga anggota keluarga dalam kondisi meninggal dunia di rumah mereka di Kampung Purwa Jaya, Kecamatan Banjar Margo, Senin pagi. Ketiga korban diketahui merupakan Rachmat (69), Hasanah (56), dan Devny Kishela Putri (14). Mereka terdiri dari ayah, ibu, dan anak.
Informasi yang dihimpun dari kepolisian, ketiganya ditemukan sekitar pukul 08.30 WIB. Penemuan itu bermula ketika Septian Rachmanda (32), anak Rachmat, mendatangi rumah orang tuanya.
Saat tiba di lokasi, pintu rumah masih dalam keadaan terkunci dari dalam. Setelah beberapa kali memanggil orang tuanya namun tidak mendapat jawaban, Septian kemudian membuka paksa pintu rumah.
Ia kemudian mendapati ayah, ibu, dan adiknya telah meninggal dunia dalam kondisi berlumuran darah.
Temuan tersebut selanjutnya dilaporkan kepada pihak keluarga dan kepolisian. Personel Polsek Banjar Agung bersama Satreskrim dan Unit Inafis Polres Tulang Bawang kemudian mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).
Dari pemeriksaan awal di lokasi, polisi menemukan beberapa luka akibat senjata tajam pada tubuh ketiga korban. Hasanah dan Devny ditemukan tergeletak di atas tempat tidur dengan beberapa luka tusuk. Sementara Rachmat ditemukan di kamar lainnya dalam posisi tergeletak di lantai di bawah dipan.
Polisi menemukan luka tusuk pada bagian pipi kanan, kepala bagian atas, serta bagian belakang kepala Rachmat.
Ketiga jenazah kemudian dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Lampung untuk menjalani autopsi dan pemeriksaan forensik guna membantu penyidik mengungkap penyebab serta rangkaian kematian korban.
Sebelum pelaku ditangkap, polisi telah mengantongi identitas terduga pelaku berdasarkan keterangan beberapa saksi.
Setelah identitas terduga pelaku diketahui, polisi melakukan pengejaran hingga wilayah Lampung Timur. Upaya penangkapan akhirnya berlangsung di Jalan Lintas Timur, Kecamatan Purbolinggo. Namun, saat hendak diamankan, terduga pelaku disebut menyerang petugas menggunakan senjata tajam.
Polisi kemudian memberikan tindakan tegas terukur hingga pelaku meninggal dunia.
Jenazah pelaku selanjutnya dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Lampung untuk penanganan lebih lanjut. Polisi juga mengamankan senjata tajam dan sepeda motor dalam proses penangkapan tersebut.
Dengan tertangkapnya terduga pelaku, penyidik masih perlu mendalami motif, kronologi lengkap, serta hubungan antara pelaku dan ketiga korban untuk mengungkap secara utuh kasus pembunuhan yang menggemparkan warga Tulang Bawang tersebut.(*)