BANDAR LAMPUNG, Tapis Media -
pemotor bernama Andre Saputra (20) kehilangan kendali sehingga terjatuh ke saluran irigasi yang memiliki arus deras di Kecamatan Batanghari, Kabupaten Lampung Timur, Sabtu (25/7) malam.
Korban yang merupakan warga Desa Enggal Mulyo, Kecamatan Tegineneng, Kabupaten Pesawaran itu baru ditemukan meninggal dunia oleh Tim SAR Gabungan pada Minggu (26/7) malam.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Lampung yang diwakili oleh Wadantim Rescuer Zamu Haradin, menyampaikan sebelumnya pencarian sempat dihentikan sementara pada pukul 17.00 WIB sesuai rencana operasi hari kedua dan dijadwalkan kembali dilanjutkan keesokan harinya.
Namun, pada pukul 19.41 WIB, tim memperoleh informasi bahwa korban berhasil ditemukan warga di aliran irigasi, sekitar 644 meter dari lokasi kejadian.
Korban kemudian dievakuasi dari titik koordinat 5°08'19" LS – 105°22'53" BT dan selanjutnya diserahkan kepada pihak keluarga untuk dibawa ke rumah duka di Desa Enggal Mulyo, Kecamatan Tegineneng, Kabupaten Pesawaran.
"Kami menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya kepada keluarga korban. Terima kasih kepada seluruh unsur SAR gabungan yang telah bekerja tanpa mengenal lelah dalam pelaksanaan operasi pencarian. Dengan telah ditemukannya korban, operasi SAR dihentikan dan dinyatakan selesai, serta seluruh unsur yang terlibat dikembalikan ke satuan masing-masing," ujarnya.
Selama operasi berlangsung, tim menghadapi tantangan berupa arus irigasi yang cukup deras sehingga proses pencarian harus dilakukan dengan penuh kehati-hatian. Meski demikian, koordinasi dan sinergi antarunsur berhasil mempercepat proses penemuan korban.
Operasi SAR melibatkan Tim Rescue Basarnas Lampung, Polsek Batanghari, Koramil Batanghari, Kodim Batanghari, BPBD Kabupaten Lampung Timur, BPBD Kota Metro, Taruna Siaga Bencana (Tagana), keluarga korban, serta masyarakat setempat.
Berdasarkan informasi yang diterima Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Lampung, peristiwa terjadi sekitar pukul 23.00 WIB. Saat itu korban bersama rombongannya dalam perjalanan pulang menuju Kota Metro dari arah Sekampung.
“Diduga karena tidak menyadari adanya tikungan, korban kehilangan kendali sehingga korban dan sepeda motor yang dikendarainya terjatuh ke saluran irigasi yang memiliki arus deras,” ungkap dia.
Zamu menyampaikan, laporan kejadian diterima Basarnas Lampung dari Polsek Batanghari pada pukul 23.46 WIB.
Menindaklanjuti laporan tersebut, satu tim rescue segera diberangkatkan menuju lokasi kejadian dan tiba sekitar pukul 01.15 WIB untuk bergabung dengan unsur SAR lainnya.
Setibanya di lokasi, Tim SAR Gabungan langsung melakukan briefing dan memulai pencarian dengan menyisir area sekitar lokasi kejadian.
Dengan berakhirnya operasi tersebut, seluruh personel SAR gabungan telah kembali ke satuan masing-masing setelah memastikan seluruh rangkaian operasi berjalan dengan aman dan sesuai prosedur.