Wednesday, 30 September 2026 | Bandar Lampung
Logo

TAPIS MEDIA

Beranda Lampung Pemerintahan Destinasi Info Harga Pasar

Tahun Depan, Baju Olahraga Direncanakan Masuk Program Seragam Gratis di Lambar

30 September 2026 15:00 WIB
Oleh: Dewi Kartika
Dibaca: 4 kali
Bagikan:
Tahun Depan, Baju Olahraga Direncanakan Masuk Program Seragam Gratis di Lambar
Foto: Kupas Tuntas

BANDAR LAMPUNG, Tapis Media -

Pemerintah Kabupaten Lampung Barat berencana menambah jenis bantuan perlengkapan sekolah dalam program seragam gratis bagi pelajar. Jika saat ini bantuan mencakup seragam putih merah, batik, Pramuka serta buku tulis, mulai tahun depan pemerintah daerah akan menambahkan keterangan seragam olahraga.

Rencana tersebut disampaikan Bupati Lampung Barat Parosil Mabsus saat menghadiri pembagian seragam sekolah dan buku tulis gratis kepada 622 siswa yang dipusatkan di SMP Negeri 1 Air Hitam, Kecamatan Air Hitam, Rabu (30/9/2026). acara itu turut dihadiri Wakil Bupati Lampung Barat Mad Hasnurin, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Tati Sulastri, beragam kepala OPD, wali murid serta tamu undangan.

Parosil menyampaikan, penambahan seragam olahraga merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah untuk terus mengembangkan program bantuan perlengkapan pendidikan. Menurutnya, kebutuhan siswa di sekolah tidak hanya sebatas seragam untuk acara belajar, tetapi juga pakaian olahraga yang digunakan dalam berbagai aktivitas sekolah.

"Tahun depan ini ditambah lagi. Kalau sekarang putih merah, batik, ditambah Pramuka dan buku tulis, tahun depan akan kita tambah lagi yaitu baju olahraga," kata Parosil.

Ia menjelaskan, rencana tersebut juga muncul setelah pemerintah daerah menerima keluhan dari para orang tua. Menurut Parosil, beragam wali murid menyampaikan bahwa ketika anak mereka mengikuti acara di sekolah, orang tua masih harus mengeluarkan biaya untuk membeli seragam olahraga.

Parosil menyebut, kebutuhan tersebut cukup terasa bagi keluarga karena harga pakaian olahraga yang harus dibeli secara mandiri dapat mencapai sekitar Rp220 ribu. Karena itu, pemerintah daerah mempertimbangkan agar seragam olahraga ikut masuk dalam program bantuan sehingga beban pengeluaran orang tua dapat dikurangi.

"Kenapa Pak Bupati berpikir ditambah lagi seragam olahraganya? Saya dapat keluhan dari ibu-ibu. Kalau cuma tiga setel, kenapa enggak empat setel sekalian?" ujar Parosil saat menjelaskan alasan rencana penambahan tersebut.

Ia menilai, pakaian olahraga merupakan bagian dari kebutuhan siswa dalam mengikuti acara pendidikan di sekolah. Seragam tersebut dapat digunakan ketika siswa mengikuti olahraga, senam, acara lari maupun aktivitas sekolah lainnya yang membutuhkan pakaian yang lebih sesuai.

Dengan adanya tambahan tersebut, program bantuan perlengkapan sekolah di Lampung Barat ke depan tidak hanya berorientasi pada kebutuhan seragam utama. Pemerintah daerah juga berupaya memasukkan kebutuhan penunjang aktivitas siswa sebagai bagian dari program bantuan pendidikan.

Meski demikian, Parosil menyampaikan bahwa bantuan pemerintah tidak mencakup seluruh kebutuhan perlengkapan sekolah. Ia mencontohkan sepatu dan tas sekolah yang tetap menjadi tanggung jawab orang tua untuk disiapkan sesuai kebutuhan masing-masing anak.

Program seragam gratis tersebut menjadi salah satu bentuk perhatian Pemerintah Kabupaten Lampung Barat terhadap sektor pendidikan. Parosil menyampaikan, kebijakan tersebut dijalankan untuk membantu masyarakat sekaligus memastikan kebutuhan dasar siswa dalam mengikuti acara pendidikan dapat terpenuhi.

Selain program seragam gratis, Parosil menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Lampung Barat juga memiliki beragam program beasiswa. Di antaranya beasiswa kedokteran, seni dan budaya, bahasa daerah, pendidikan guru sekolah dasar serta beasiswa kewirausahaan.

Menurutnya, pemerintah daerah juga menyiapkan program baru berupa beasiswa pendidikan di Sekolah Tinggi Transportasi Darat (STTD). Program tersebut diharapkan dapat menjadi salah satu pilihan bagi pelajar Lampung Barat yang ingin melanjutkan pendidikan di bidang transportasi dan memiliki cita-cita menjadi aparatur sipil negara.

Parosil menekankan bahwa perhatian pemerintah terhadap pendidikan tidak berhenti pada pemberian seragam dan buku. Pemerintah daerah juga terus berupaya memperhatikan berbagai kebutuhan pendidikan melalui bantuan perlengkapan, beasiswa serta dukungan terhadap pengembangan sumber daya manusia.

Ia memiliki harapan program-program tersebut dapat memberikan manfaat bagi masyarakat, terutama dalam membantu keluarga memenuhi kebutuhan pendidikan anak. Dengan adanya bantuan dari pemerintah, orang tua diharapkan dapat lebih terbantu dalam menghadapi berbagai kebutuhan sekolah yang harus dipenuhi setiap tahun.

Di sisi lain, Parosil juga menyampaikan bahwa pembangunan daerah daerah harus dilakukan secara menyeluruh. Menurutnya, sektor pendidikan membutuhkan dukungan infrastruktur yang memadai, termasuk akses jalan yang baik menuju sekolah. Karena itu, selain pendidikan, pemerintah daerah juga terus memperhatikan pembangunan daerah infrastruktur, kesehatan, pertanian, perkebunan, keagamaan dan kebudayaan.

Rencana penambahan seragam olahraga gratis tersebut menjadi pengembangan lanjutan dari program perlengkapan sekolah yang telah berjalan. Pemerintah Kabupaten Lampung Barat memiliki harapan bantuan tersebut dapat semakin meringankan kebutuhan orang tua sekaligus mendukung siswa dalam mengikuti seluruh aktivitas pendidikan di sekolah. (*)

Berita Terkait

Beranda Kategori Cari