Wednesday, 05 August 2026 | Bandar Lampung
Logo

TAPIS MEDIA

Beranda Lampung Pemerintahan Destinasi Info Harga Pasar

Puluhan Wisatawan Nekat Naik Anak Gunung Krakatau Saat Status Siaga

04 August 2026 15:00 WIB
Oleh: Rina Wulandari
Dibaca: 5 kali
Bagikan:
Puluhan Wisatawan Nekat Naik Anak Gunung Krakatau Saat Status Siaga
Foto: Kupas Tuntas

BANDAR LAMPUNG, Tapis Media -

Kupastuntas.co, Bandar Lampung – Tim Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) memergoki puluhan wisatawan yang menaiki di Gunung Anak Krakatau (GAK). Mereka nekat menaiki GAK meski gunung berstatus siaga dan diimbau tidak mendekat dengan radius 3 kilometer.

Puluhan wisatawan yang belum diketahui asalnya ini terekam berada di lereng Gunung Anak Krakatau. Mereka dengan santainya beberapa kali melakukan swafoto hingga membuat rekaman video.

Mengetahui adanya petugas, mereka kemudian berbondong-bondong turun dari GAK untuk kemudian meninggalkan lokasi yang masuk dalam cagar alam.

Kepala Pos Pantau Gunung Anak Krakatau Lampung Selatan, Andi Suwardi, membenarkan adanya aktivitas wisatawan di kawasan tersebut. Keberadaan mereka diketahui saat petugas melakukan perawatan peralatan pemantauan di Gunung Anak Krakatau.

"Iya, kemarin saat tim maintenance peralatan berada di sana, mereka melihat ada wisatawan. Kami menyerukan semua pihak mematuhi rekomendasi karena kawasan itu masih berbahaya untuk keselamatan," katanya, dilansir detik.com, Selasa (4/8/2026).

Andi menduga rombongan wisatawan itu menggunakan kapal sewaan dari Dermaga Canti menuju Pulau Sebesi sebelum akhirnya mendekati Gunung Anak Krakatau. Namun pihaknya belum mengetahui pasti bagaimana mereka bisa memasuki kawasan yang dilarang tersebut.

"Kemungkinan menggunakan kapal dari arah Sebesi. Untuk bagaimana mereka bisa sampai ke sana masih kami dalami," ujarnya.

Menyusul kejadian itu, Pos Pantau Gunung Anak Krakatau telah berkoordinasi dengan BPBD, Dinas Pariwisata hingga Pemerintah Daerah untuk memperketat pengawasan dan mengintensifkan sosialisasi kepada wisatawan.

"Kami sudah meminta agar semua pihak terus mengingatkan masyarakat dan wisatawan supaya tidak mendekati Gunung Anak Krakatau. Sebelumnya pemerintah kecamatan juga telah mengeluarkan imbauan di kawasan Dermaga Canti," ujarnya.

Meski aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau dalam beberapa hari terakhir cenderung menurun, Andi menggarisbawahi status gunung api tersebut masih berstatus siaga level III. Erupsi terakhir tercatat terjadi pada 25 Juli 2026 sehingga potensi bahaya masih ada.

"Rekaman tremornya masih cukup tinggi. Karena itu kami tetap memberikan peringatan dini kepada masyarakat," katanya.

Ia kembali mengingatkan masyarakat maupun wisatawan agar tidak beraktivitas dalam radius 3 kilometer dari kawah aktif Gunung Anak Krakatau sesuai rekomendasi Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG).

"Jangan mendekati kawasan Gunung Anak Krakatau dalam radius 3 kilometer dari kawah aktif. Imbauan ini demi keselamatan bersama," tegas Andi. (*)

Berita Terkait

Beranda Kategori Cari