Sunday, 20 September 2026 | Bandar Lampung
Logo

TAPIS MEDIA

Beranda Lampung Pemerintahan Destinasi Info Harga Pasar

PTPN I Regional 7 Raih Lima Penghargaan Teh Nasional

20 September 2026 08:00 WIB
Oleh: Ahmad Fauzi
Dibaca: 4 kali
Bagikan:
PTPN I Regional 7 Raih Lima Penghargaan Teh Nasional
Foto: Kupas Tuntas

BANDAR LAMPUNG, Tapis Media -

Teh Pagar Alam menunjukkan kualitasnya di panggung nasional. PTPN I (Persero) Regional 7 meraih lima penghargaan sekaligus pada 4th National Tea Competition Indonesia 2026, memperkuat posisi produk teh Pagar Alam sebagai salah satu teh yang mampu bersaing dalam kompetisi mutu tingkat nasional.

Lima penghargaan tersebut seluruhnya diraih pada kategori Teh Hitam CTC, terdiri atas Juara 1 CTC PD, Juara 2 CTC PF 1, Juara 2 CTC D 1, Juara 2 CTC Fanning, serta Juara 3 CTC BP 1.

Pengumuman dan penyerahan penghargaan berlangsung di Jakarta International Expo (JIExpo) Kemayoran, Jakarta, Jumat (18/9/2026). Kompetisi yang diselenggarakan Asosiasi Teh Indonesia (ATI) itu sebelumnya berlangsung pada 19–21 Agustus 2026 di Bandung dan diikuti 32 perusahaan produsen teh dengan 74 sampel dari berbagai daerah di Indonesia.

Bagi PTPN I (Persero) Regional 7, capaian tersebut menjadi penanda penting atas konsistensi dalam menjaga kualitas teh Pagar Alam. Prestasi tersebut juga menjadi hasil dari proses panjang yang mencakup budidaya, pemetikan, pengolahan, hingga pengendalian mutu produk.

Region Head PTPN I (Persero) Regional 7 Iyan Heryanto menuturkan, lima penghargaan tersebut merupakan apresiasi bagi seluruh insan perkebunan yang selama ini bekerja menjaga kualitas teh Pagar Alam.

“Lima penghargaan ini menjadi apresiasi atas kerja dan konsistensi seluruh tim dalam menjaga kualitas teh Pagar Alam. Bagi kami, penghargaan ini bukan tujuan akhir, tetapi menjadi dorongan untuk terus meningkatkan mutu dan konsistensi produk,” ujar Iyan.

Menurut Iyan, kualitas tidak dapat dibangun hanya pada tahap akhir produksi. Karena itu, PTPN I (Persero) Regional 7 terus mendorong penguatan standar pada setiap tahapan, mulai dari pengelolaan tanaman hingga proses pengolahan di pabrik.

“Yang kami jaga bukan hanya bagaimana memenangkan kompetisi, tetapi bagaimana standar kualitas itu menjadi bagian dari proses kerja sehari-hari. Dengan begitu, kualitas teh Pagar 

Alam dapat terjaga secara konsisten,” katanya.

Ia menuturkan lebih lanjut, capaian tersebut membuka ruang untuk semakin memperkenalkan teh Pagar Alam kepada pasar yang lebih luas. 

PTPN I (Persero) Regional 7 akan terus mendorong peningkatan mutu, efisiensi pengolahan, serta pengembangan produk agar teh Pagar Alam memiliki daya saing yang semakin kuat.

“Harapannya, prestasi ini menjadi pijakan untuk membawa teh Pagar Alam semakin dikenal, tidak hanya di pasar nasional, tetapi juga memiliki peluang lebih besar di pasar internasional,” ujar Iyan.

Ketua Asosiasi Teh Indonesia Dede Kusdiman menuturkan, peningkatan mutu merupakan salah satu kunci untuk memperkuat pangsa pasar teh Indonesia di dunia. Industri teh nasional perlu terus meningkatkan kualitas agar mampu bersaing dengan produk dari berbagai negara.

“Untuk memperkuat pangsa pasar teh Indonesia di dunia, peningkatan mutu harus terus dilakukan agar produk teh Indonesia mampu bersaing dengan produk dari negara lain,” ujar Dede.

4th National Tea Competition Indonesia 2026 digelar untuk mencari produk teh Indonesia bermutu, meningkatkan citra teh nasional, serta memberikan apresiasi kepada produsen yang menghasilkan produk berkualitas.

Kompetisi tersebut melibatkan juri yang memiliki kompetensi dan sertifikasi internasional, di antaranya Prof. Lie Tjie Kiong dari Singapura. Kehadiran juri dengan pengalaman internasional menjadi bagian dari upaya menjaga kualitas dan kredibilitas penilaian.

Di tengah capaian tersebut, industri teh nasional masih menghadapi tantangan, antara lain tekanan harga dan kondisi cuaca. Direktur PT Agriwangi Sentosa Rachman Priyono menuturkan kondisi cuaca kering akibat fenomena El Nino turut memengaruhi produksi teh secara keseluruhan.

Bagi PTPN I (Persero) Regional 7, capaian lima penghargaan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat tradisi mutu di perkebunan teh Pagar Alam. Prestasi itu sekaligus menjadi dorongan bagi perusahaan untuk terus mengembangkan teh Pagar Alam sebagai produk perkebunan yang bernilai tambah dan memiliki daya saing lebih luas. (*) 

Berita Terkait

Beranda Kategori Cari