Monday, 12 October 2026 | Bandar Lampung
Logo

TAPIS MEDIA

Beranda Lampung Pemerintahan Destinasi Info Harga Pasar

Pria Asal Cilegon Terjun ke Laut di Dermaga Eksekutif, Tim SAR Sisir Perairan Bakauheni

12 October 2026 11:00 WIB
Oleh: Dewi Kartika
Dibaca: 3 kali
Bagikan:
Pria Asal Cilegon Terjun ke Laut di Dermaga Eksekutif, Tim SAR Sisir Perairan Bakauheni
Foto: Kupas Tuntas

BANDAR LAMPUNG, Tapis Media -

Kupastuntas.co, Lampung Selatan – Tim SAR gabungan masih mencari Dedi Rustana Siregar (38), warga Cilegon, Banten, yang dilaporkan melompat ke laut di kawasan Dermaga 7 Eksekutif Pelabuhan Bakauheni, Kabupaten Lampung Selatan, Minggu (11/10/2026).

Hingga Minggu sore, korban belum ditemukan. Operasi pencarian pun dijadwalkan kembali dilanjutkan pada Senin (12/10/2026) pagi dengan menyisir perairan di sekitar lokasi kejadian.

Informasi kejadian tersebut pertama kali disampaikan Eno Sardiono, adik sepupu korban, kepada petugas PT ASDP Indonesia Ferry sebelum diteruskan ke Pos SAR Bakauheni. Berdasarkan laporan yang diterima, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 01.10 WIB, ketika korban keluar dari mobil setelah tiba di pelabuhan, kemudian melompati pagar pembatas Dermaga 7 Eksekutif dan terjun ke laut.

Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Lampung menerima laporan pada pukul 06.05 WIB. Tim Rescue Pos SAR Bakauheni kemudian diberangkatkan menuju lokasi dan tiba sekitar pukul 06.20 WIB. Setelah berkoordinasi dengan unsur terkait serta melakukan pengarahan, tim SAR gabungan memulai operasi pencarian pada pukul 06.40 WIB.

Komandan Pos SAR Bakauheni, Rezie Kuswara, mewakili Kepala Kantor Basarnas Lampung, menyebutkan pencarian dilakukan melalui penyisiran dan pemantauan visual di perairan sekitar titik korban dilaporkan terjun. "Tim menggunakan perahu karet untuk menjangkau area pencarian dengan tetap memperhatikan kondisi perairan dan keselamatan personel," katanya.

Operasi tersebut melibatkan Tim Rescue Pos SAR Bakauheni, Polairud Polres Lampung Selatan, Polda Lampung, ASDP Bakauheni, TNI Angkatan Laut, nelayan, keluarga korban, serta masyarakat sekitar. Seluruh unsur bekerja sama untuk memperluas pemantauan di area yang diperkirakan menjadi lokasi korban jatuh ke laut.

"Namun, hingga pukul 17.15 WIB, keberadaan Dedi belum diketahui. Operasi SAR hari kedua akan dimulai pada pukul 07.00 WIB, Senin (12/10/2026), dengan melanjutkan pemantauan visual dan penyisiran menggunakan peralatan SAR. Pencarian juga akan disesuaikan dengan kondisi perairan serta aktivitas pelayaran di Pelabuhan Bakauheni," ujarnya lagi.

Basarnas menyerukan masyarakat yang memiliki informasi mengenai keberadaan korban agar segera menghubungi tim SAR gabungan melalui layanan darurat Basarnas atau WhatsApp Communication Center Basarnas Lampung di nomor 0821-8004-8006.

Berita Terkait

Beranda Kategori Cari