Friday, 31 July 2026 | Bandar Lampung
Logo

TAPIS MEDIA

Beranda Lampung Pemerintahan Destinasi Info Harga Pasar

Peringatan Dini BMKG Malam Ini, Wilayah Lampung Potensi Hujan Lebat dan Angin Kencang

31 July 2026 20:00 WIB
Oleh: Ahmad Fauzi
Dibaca: 2 kali
Bagikan:
Peringatan Dini BMKG Malam Ini, Wilayah Lampung Potensi Hujan Lebat dan Angin  Kencang
Foto: Radar Lampung

BANDAR LAMPUNG, Tapis Media -

BANDAR LAMPUNG– Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Lampung merilis pembaruan (update) peringatan dini cuaca buruk yang berpotensi melanda sejumah wilayah di Provinsi Lampung pada Jumat malam, 31 Juli 2026.

Berdasarkan laporan prakirawan BMKG Lampung pukul 18.50 WIB, potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat/petir serta angin kencang diperkirakan mulai terjadi pada pukul 19.00 WIB.

Adapun wilayah awal yang berpotensi terdampak langsung meliputi:

Kabupaten Tanggamus: Kecamatan Pugung, Kota Agung Timur, Gisting, Gunung Alip, dan Air Naningan.

Kabupaten Pringsewu: Kecamatan Pagelaran.

Kabupaten Pesisir Barat: Kecamatan Way Krui dan sekitarnya.

Potensi Meluas ke Kabupaten Lain

Selain wilayah utama tersebut, BMKG juga memprakirakan kondisi cuaca ekstrem ini dapat meluas ke beberapa kabupaten tetangga lainnya, di antaranya:

Kabupaten Lampung Tengah: Selagai Lingga.

Kabupaten Lampung Utara: Tanjung Raja dan Abung Pekurun.

Kabupaten Lampung Barat: Balik Bukit, Sumber Jaya, Way Tenong, Batu Brak, Gedung Surian, Kebun Tebu, serta Air Hitam.

Kabupaten Tanggamus (Perluasan): Kota Agung, Talang Padang, Wonosobo, Pulau Panggung, Sumber Rejo, Ulu Belu, Kota Agung Barat, dan Limau.

Kabupaten Pringsewu (Perluasan): Banyumas dan Pagelaran Utara.

Kabupaten Pesisir Barat (Perluasan): Pesisir Tengah, Pesisir Selatan, Karya Penggawa, serta Krui Selatan.

Hingga Pukul 20.30 WIB

BMKG memperkirakan kondisi hujan deras dan angin kencang ini masih akan berlangsung hingga pukul 20.30 WIB.

Masyarakat yang berada di wilayah terdampak diimbau untuk tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana hidrometeorologi, seperti genangan air, pohon tumbang, hingga potensi tanah longsor bagi warga yang bermukim di daerah perbukitan dan bantaran sungai.

 

Berita Terkait

Beranda Kategori Cari