Thursday, 22 October 2026 | Bandar Lampung
Logo

TAPIS MEDIA

Beranda Lampung Pemerintahan Destinasi Info Harga Pasar

Pemuda Asal Tulang Bawang Tewas Tertemper Kereta di Kedaton Bandar Lampung

22 October 2026 18:00 WIB
Oleh: Rina Wulandari
Dibaca: 5 kali
Bagikan:
Pemuda Asal Tulang Bawang Tewas Tertemper Kereta di Kedaton Bandar Lampung
Foto: Kupas Tuntas

BANDAR LAMPUNG, Tapis Media -

Suara teriakan peringatan dari petugas penjaga perlintasan tak mampu menghentikan laju motor yang dikendarai oleh AK (21). Pemuda asal Kabupaten Tulang Bawang itu tewas seketika setelah sepeda motor yang ditumpanginya tertemper kereta api Babaranjang di perlintasan tanpa palang pintu Jalan Pahlawan, Kelurahan Surabaya, Kecamatan Kedaton, Bandar Lampung, Kamis (22/10/2026) pagi.

Peristiwa nahas yang merenggut nyawa pemuda asal Kelurahan Karya Bakti, Kecamatan Meraksa Aji ini terjadi sekitar pukul 08.12 WIB.

Kapolsek Labuhan Ratu, AKP Ono Karyono, mengungkapkan bahwa insiden maut tersebut bermula saat korban mengendarai sepeda motor Honda GL Pro dengan nomor polisi BE-8072-SG hendak melintasi rel kereta api. Di saat bersamaan, kereta api Babaranjang meluncur kencang dari arah Tanjungkarang menuju Rajabasa.

Petugas yang berjaga di lokasi sebenarnya telah sigap melihat bahaya yang mengancam. Namun, peringatan keras berupa teriakan dari pos penjagaan seolah diabaikan oleh korban.

"Petugas penjaga perlintasan sudah mengingatkan dan meneriaki korban agar tidak melintas karena kereta api Babaranjang sudah dekat. Namun, peringatan tersebut tidak diindahkan," ujar AKP Ono menjelaskan kronologi kejadian.

Akibat jarak yang terlalu dekat dan kecepatan tinggi, tabrakan maut pun tak terhindarkan. Motor korban tersambar hebat dan terseret hingga sejauh kurang lebih 200 meter dari titik benturan awal. Korban dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian akibat luka parah yang dideritanya.

Sesaat setelah kejadian, aparat kepolisian bersama warga setempat langsung bergegas mengamankan lokasi. Jenazah korban kemudian dievakuasi ke Rumah Sakit Umum Daerah dr. H. Abdul Moeloek (RSUDAM) Bandar Lampung untuk menjalani pemeriksaan medis lebih lanjut di ruang forensik.

"Jenazah sudah dievakuasi ke rumah sakit, dan tim kami juga telah berkomunikasi dengan pihak keluarga korban," tambahnya.

Tragedi ini kembali menjadi alarm keras bagi para pengguna jalan raya, khususnya di Provinsi Lampung, agar selalu meningkatkan kewaspadaan ekstra. Kesadaran untuk berhenti sejenak, menoleh ke kanan dan kiri, serta mematuhi aba-aba petugas di perlintasan sebidang tanpa palang pintu merupakan kunci utama untuk menghindari nyawa melayang di atas rel besi. (*)

Berita Terkait

Beranda Kategori Cari