BANDAR LAMPUNG, Tapis Media -
(Pemprov) Lampung terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan publik melalui pemanfaatan teknologi digital. Salah satu langkah yang dilakukan melalui pengembangan Sistem Manajemen Peminjaman Aset Terpadu (SIMASTER).
Aplikasi yang dikembangkan Biro Umum Sekretariat Daerah Provinsi Lampung tersebut ditujukan untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi pengelolaan peminjaman aset milik pemerintah daerah.
Melalui SIMASTER, proses peminjaman berbagai aset, mulai dari gedung, ruang rapat, lapangan, kendaraan dinas hingga fasilitas lainnya, dapat dikelola secara lebih terintegrasi.
Kepala Biro Umum Sekretariat Daerah Provinsi Lampung, Muhammad Yuliardi, menyebutkan pengembangan SIMASTER dilakukan sebagai upaya mengatasi beragam kendala dalam pengelolaan peminjaman aset yang sebelumnya masih dilakukan secara manual.
Menurutnya, sistem manual menyebabkan pemantauan ketersediaan aset secara real time serta penelusuran riwayat peminjaman belum dapat dilakukan secara optimal.
"Melalui SIMASTER, data peminjaman aset dapat lebih terdata dan terkontrol," kata Yuliardi saat dimintai keterangan, Rabu (30/9/2026).
beragam aset yang selama ini cukup banyak dimanfaatkan antara lain Lapangan Korpri, Lapangan Tenis, Gedung Green Sport Arena, Aula Balai Keratun, Pusiban, serta beragam fasilitas lainnya yang berada di lingkungan Pemerintah Provinsi Lampung.
Yuliardi menjelaskan, pemanfaatan aset tersebut selama ini lebih banyak diperuntukkan bagi instansi pemerintah di lingkungan Pemprov Lampung maupun lembaga vertikal.
"Sementara untuk pihak swasta yang menggunakan aset pemerintah untuk kepentingan komersial, pada prinsipnya permohonan tersebut dominan tidak diterima," sambungnya.
Pemanfaatan aset pemerintah, lanjut Yuliardi, merupakan bagian dari dukungan terhadap penyelenggaraan pemerintahan serta pelayanan kepada masyarakat.
Pengembangan SIMASTER dilakukan setelah Biro Umum mengidentifikasi beragam persoalan dalam proses pelayanan peminjaman aset.
"Beberapa di antaranya adalah administrasi yang masih dilakukan secara manual, informasi ketersediaan aset yang belum terintegrasi, serta pemantauan status peminjaman yang belum optimal," tuturnya.
Melalui sistem digital tersebut, proses pengajuan, verifikasi, persetujuan hingga pemantauan status peminjaman dapat dilakukan secara lebih terstruktur dan terintegrasi.
Penerapan SIMASTER diharapkan dapat memberikan kemudahan bagi pemohon sekaligus meningkatkan efektivitas pengelolaan aset daerah.
"Sistem tersebut juga diharapkan mampu memperkuat transparansi dan akuntabilitas dalam setiap proses pemanfaatan aset milik Pemerintah Provinsi Lampung," katanya.
Selain itu, pengembangan SIMASTER menjadi bagian dari upaya Pemprov Lampung dalam memperkuat penerapan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE), khususnya pada aspek pelayanan publik dan pengelolaan aset daerah.
Dengan adanya SIMASTER, proses administrasi peminjaman aset diharapkan menjadi lebih efektif dan efisien, sekaligus memberikan informasi yang lebih jelas mengenai ketersediaan serta status pemanfaatan aset milik Pemprov Lampung. (*)