BANDAR LAMPUNG, Tapis Media -
Naniek Sudaryati Deyang mengemukakan mundur dari jabatannya sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN). Naniek pun mengklaim dirinya sudah melakukan beberapa perubahan dalam program makan bergizi gratis (MBG).
Melalui unggahan di akun Facebook-nya, Rabu (22/7/2027), Naniek mengaku baru saja mengganti lima pejabat eselon I untuk mengisi jabatan di BGN.
“Kemarin sore sudah mengganti 5 eselon satu (I) yang diambil dari 5 kementerian /lembaga, yaitu dari Kemenkes, Kemndikdasmen, Kemenkeu, BPKP dan Kejaksaan. Dengan diambil dari berbagai Kementerian dan lembaga maka ke depan BGN akan diisi oleh orang-orang profesional di bidangnya,” tulis Naniek.
Naniek juga menyebut saat ini juga sudah dibuat 11 Tim untuk melakukan reformasi total di BGN, mulai tim refocusing yaitu untuk memastikan apakah 62 juta lebih penerima manfaat saat ini tepat sasaran.
“Pak Presiden sudah menyetujui agar program MBG lebih ditujukan ke 3B ( Balita, Busui dan Bumil), anak-anak SD-SMP serta siswa semua tingkatan sekolah di kawasan 3T,” jelasnya.
Selain itu, lanjut dia, dibentuk tim evaluasi untuk 27.877 SPPG yang sudah operasional, karena tidak semua SPPG memenuhi syarat sesui Juknis.
“Kemudian juga ada tim program MBG di kawasan 3T (tertinggal, terdepan dan terluar) yang sebagian besar masih sulit dijangkau dengan transportasi umum. Ada juga tim efisiensi dan lain-lain,” bebernya.
Menurutnya, multiplier effect dari program MBG juga bisa menggerakan ekonomi bawah atau ekonomi masyarakat.
“Terbukti kemarin tiga Minggu libur sekolah dan MBG libur, petani dan peternak mengeluh karena hasil pertanian dan peternakan mereka tidak terserap dan harganya jatuh. Demikian juga pedagang di pasar juga sampai harus membuang-buang sayur dan buahnya,” ungkap dia.
“Mari kita dukung program MBG, Bismillah ini akan membawa kebaikan untuk anak-anak Indonesia dan juga perekonomian di daerah,” tuturnya. (*)