Friday, 16 October 2026 | Bandar Lampung
Logo

TAPIS MEDIA

Beranda Lampung Pemerintahan Destinasi Info Harga Pasar

Mulai Januari 2027, Lampung Siapkan Program Pembinaan Khusus untuk Masuk Kuliah

16 October 2026 18:00 WIB
Oleh: Ahmad Fauzi
Dibaca: 4 kali
Bagikan:
Mulai Januari 2027, Lampung Siapkan Program Pembinaan Khusus untuk Masuk Kuliah
Foto: Kupas Tuntas

BANDAR LAMPUNG, Tapis Media -

Kupastuntas.co, Bandar Lampung – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Lampung menyiapkan program pembinaan khusus bagi siswa kelas XII yang ingin melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi. Program yang dijadwalkan berlangsung pada Januari hingga Maret 2027 ini ditujukan untuk memperkuat kesiapan akademik siswa sekaligus mendongkrak Angka Partisipasi Kasar (APK) pendidikan tinggi Lampung.

Kepala Disdikbud Provinsi Lampung, Thomas Amirico, menyampaikan program tersebut akan mengombinasikan pembinaan di sekolah asal dengan pendampingan sementara di SMA unggulan terdekat. Skema ini dirancang agar siswa memperoleh pengayaan materi, pelatihan, dan bimbingan yang lebih terarah dalam menghadapi seleksi masuk perguruan tinggi.

Menurut Thomas, siswa yang mengikuti program akan dibagi ke dalam dua kelompok. Sebagian tetap mendapatkan pembinaan intensif di sekolah asal, sedangkan kelompok lainnya ditempatkan sementara di SMA unggulan untuk memperoleh pengalaman belajar dan pendampingan akademik tambahan.

“Misalnya, dari SMA 17 ada 20 siswa yang berminat melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi. Sebanyak 10 siswa tetap dibina di SMA 17 secara konsisten melalui penguatan materi dan pengayaan, sedangkan 10 siswa lainnya akan kami tempatkan di SMA 5 untuk mendapatkan pembinaan, pelatihan, dan pendampingan,” ujar Thomas, Jumat (16/10/2026).

Ia menjelaskan, keberhasilan program akan dievaluasi melalui hasil seleksi masuk perguruan tinggi yang dicapai masing-masing kelompok siswa. Perbandingan tersebut diharapkan mendorong sekolah untuk meningkatkan kualitas pembelajaran, memperkuat kerja sama antarguru, dan menyusun strategi pendampingan yang lebih efektif.

“Bagaimana nanti kita melihat keberhasilannya? Kita bandingkan, dari 10 siswa yang dibina di SMA 17 dan 10 siswa yang dibina di SMA 5, berapa banyak yang berhasil lolos ke perguruan tinggi. Dengan begitu, muncul persaingan yang kompetitif dan positif,” jelasnya.

Thomas menekankan, program tersebut tidak semata-mata ditujukan untuk membandingkan capaian antarsekolah. Lebih dari itu, pemerintah daerah ingin memperluas akses terhadap pembinaan akademik berkualitas agar siswa dari berbagai sekolah memiliki kesempatan lebih besar untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.

Melalui kolaborasi tersebut, sekolah asal diharapkan dapat meningkatkan kapasitas guru dan mutu pembelajaran, sedangkan SMA unggulan berperan sebagai mitra dalam memberikan penguatan akademik. Dengan demikian, manfaat program diharapkan tidak hanya dirasakan siswa peserta, tetapi juga mendorong perbaikan kualitas pendidikan secara lebih merata di Lampung.

Upaya tersebut sekaligus diarahkan untuk mengejar peningkatan APK pendidikan tinggi Lampung. Thomas menyebutkan, angka partisipasi pendidikan tinggi di provinsi ini saat ini berada di kisaran 24 persen. Disdikbud memiliki harapan APK dapat melampaui 30 persen pada 2028 dan mencapai 35 persen pada 2029.

“Target saya, APK kita bisa di atas 30 persen minimal pada 2028. Sekarang sudah sekitar 24 persen, naik 2 persen. Harapan saya, pada 2028 bisa di atas 30 persen, bahkan pada 2029 bisa mencapai 35 persen. Jadi, secara bertahap kualitas pembelajaran kita semakin baik,” kata Thomas.

Ia memiliki harapan program pembinaan yang direncanakan mulai awal 2027 tersebut menjadi salah satu langkah untuk memperluas kesempatan lulusan SMA melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi. Menurutnya, peningkatan APK bukan sekadar mengejar target statistik, melainkan juga memastikan semakin banyak generasi muda Lampung memiliki peluang untuk memperoleh pendidikan tinggi dan meraih masa depan yang lebih baik. (*)

Berita Terkait

Beranda Kategori Cari