Thursday, 15 October 2026 | Bandar Lampung
Logo

TAPIS MEDIA

Beranda Lampung Pemerintahan Destinasi Info Harga Pasar

Mahasiswa Teknokrat Raih Dua Gelar Juara Nasional di EEC in Action XXV

15 October 2026 15:00 WIB
Oleh: Ahmad Fauzi
Dibaca: 5 kali
Bagikan:
Mahasiswa Teknokrat Raih Dua Gelar Juara Nasional di EEC in Action XXV
Foto: Kupas Tuntas

BANDAR LAMPUNG, Tapis Media -

nasional. Kali ini, empat mahasiswa yang tergabung dalam Unit aktivitas Mahasiswa (UKM) Teknokrat English Club (TEC) berhasil meraih prestasi dalam ajang EEC in Action XXV yang diselenggarakan oleh Economics English Club, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Lampung (Unila), pada 10–11 Oktober 2026.

Dalam kompetisi tersebut, mahasiswa Teknokrat berhasil membawa pulang dua gelar juara pertama dan dua gelar juara kedua (first runner-up) pada beberapa cabang perlombaan. Capaian ini menunjukkan kemampuan mahasiswa Teknokrat dalam berkompetisi di bidang bahasa Inggris, komunikasi, penyiaran, seni bertutur, dan keterampilan berbahasa.

Adapun mahasiswa yang meraih prestasi tersebut adalah Amaka Diana Ojukwu dari Program Studi S1 Sistem Informasi angkatan 2025 yang menjadi The Champion of Speech.

Prestasi berikutnya diraih Alda Despita dari Program Studi S1 Sastra Inggris angkatan 2025 sebagai The Champion of Newscasting.

Sementara itu, Aida Arofah dari Program Studi S1 Sastra Inggris angkatan 2025 berhasil meraih The 1st Runner-Up of Storytelling. Prestasi keempat diraih Afan Alfian dari Program Studi S1 Sastra Inggris angkatan 2025 yang menempati posisi The 1st Runner-Up of Scrabble B Division.

Hasil tersebut menjadi pencapaian membanggakan bagi UKM TEC yang secara konsisten menjadi wadah pengembangan kemampuan bahasa Inggris mahasiswa melalui pelatihan, pendampingan, dan partisipasi dalam berbagai kompetisi.

Pada cabang Speech, Universitas Teknokrat Indonesia berhasil meraih posisi pertama melalui Amaka Diana Ojukwu. Posisi kedua ditempati PKN STAN, sedangkan Politeknik Manufaktur Bandung meraih posisi ketiga.

Sementara pada cabang Newscasting, Alda Despita Sari berhasil menjadi juara pertama, mengungguli peserta dari Universitas Sampoerna yang menempati posisi kedua dan Akademi TNI Angkatan Laut yang berada di posisi ketiga.

Kemenangan dalam dua cabang tersebut memperlihatkan kemampuan mahasiswa Teknokrat dalam menyampaikan gagasan secara terstruktur, berbicara di depan publik, serta membawakan berita dalam bahasa Inggris dengan keterampilan komunikasi yang baik.

Pada cabang Storytelling, Aida Arofah berhasil menempati posisi kedua.

Juara pertama diraih Universitas Negeri Yogyakarta, sedangkan posisi ketiga ditempati MAN 2 Kota Pekanbaru.

Adapun dalam cabang Scrabble B Division, Afan Alfian berhasil meraih posisi kedua. Posisi pertama diraih Heryanto dari kategori peserta umum, sedangkan posisi ketiga ditempati Jefry Sitorus, juga dari kategori peserta umum.

Pembimbing: Prestasi Ini Merupakan Hasil Latihan dan Komitmen Mahasiswa

Pembimbing UKM Teknokrat English Club, Dina Amelia, M.Hum. dan Suprayogi, M.Hum., memberikan apresiasi atas pencapaian para mahasiswa dalam kompetisi tersebut.

Menurut pembimbing, keberhasilan mahasiswa meraih prestasi di tingkat nasional tidak terlepas dari proses latihan, kedisiplinan, komitmen, serta kemauan untuk terus memperbaiki kemampuan. Kompetisi juga menjadi kesempatan bagi mahasiswa untuk mengukur keterampilan mereka sekaligus memperoleh pengalaman baru melalui interaksi dengan peserta dari berbagai institusi.

“Prestasi ini merupakan hasil dari proses belajar dan latihan yang dijalani mahasiswa. Kami bangga melihat mereka berani berkompetisi, menunjukkan kemampuan terbaik, dan membawa nama Universitas Teknokrat Indonesia di tingkat nasional. Kami menginginkan pencapaian ini menjadi motivasi bagi mereka untuk terus berkembang dan tidak berhenti belajar,” ujar Dina Amelia.

Ia menambahkan keterangan bahwa keikutsertaan dalam kompetisi bahasa Inggris tidak hanya berorientasi pada perolehan gelar juara, tetapi juga pada pengembangan kepercayaan diri, kemampuan berpikir kritis, kreativitas, kerja keras, dan keterampilan komunikasi yang dibutuhkan mahasiswa di dunia profesional.

Melalui TEC, mahasiswa mendapatkan kesempatan untuk mengembangkan minat dan bakat sesuai bidang yang mereka tekuni, mulai dari speech, newscasting, dan storytelling hingga permainan bahasa seperti Scrabble.

Pembimbing menginginkan prestasi ini dapat mendorong lebih banyak mahasiswa untuk bergabung dalam aktivitas pengembangan diri di kampus dan berani mengikuti kompetisi di tingkat regional, nasional, maupun internasional.

Wakil Rektor Universitas Teknokrat Indonesia, Dr. H. Mahathir Muhammad, S.E., M.M., turut menyampaikan apresiasi atas pencapaian mahasiswa dalam EEC in Action XXV. Prestasi tersebut dinilai menjadi bukti pentingnya dukungan perguruan tinggi terhadap pengembangan kemampuan akademik dan nonakademik mahasiswa.

“Selamat kepada mahasiswa Universitas Teknokrat Indonesia yang telah meraih prestasi dalam EEC in Action XXV. Kami mengapresiasi kerja keras mahasiswa, pembimbing, serta UKM Teknokrat English Club yang terus memberikan ruang bagi mahasiswa untuk mengembangkan potensi dan berkompetisi secara positif. Semoga capaian ini menjadi motivasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus berprestasi dan mengharumkan nama universitas,” ujar Mahathir.

Ia juga menekankan pentingnya aktivitas kemahasiswaan sebagai bagian dari proses pembelajaran yang melengkapi pengalaman di ruang kelas. Melalui organisasi dan kompetisi, mahasiswa dapat mengembangkan keterampilan komunikasi, kepemimpinan, kreativitas, serta kemampuan beradaptasi yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja.

Dukungan terhadap aktivitas kemahasiswaan diharapkan terus membuka peluang bagi mahasiswa untuk mengembangkan kompetensi sekaligus menghasilkan prestasi yang memberikan dampak positif bagi diri sendiri, institusi, dan masyarakat.

TEC Jadi Wadah Pengembangan Kompetensi Bahasa Inggris

Teknokrat English Club merupakan salah satu UKM di Universitas Teknokrat Indonesia yang berfokus pada pengembangan kemampuan bahasa Inggris mahasiswa.

Melalui aktivitas latihan dan pendampingan, TEC memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk mengasah keterampilan berbahasa sekaligus mempersiapkan diri menghadapi kompetisi.

Keberhasilan dalam EEC in Action XXV menjadi salah satu wujud kontribusi organisasi mahasiswa dalam mendukung pengembangan talenta dan prestasi di lingkungan perguruan tinggi.

Prestasi ini juga sejalan dengan upaya mendukung Sustainable Development Goals (SDGs) poin 4, yaitu Pendidikan Berkualitas, melalui pengembangan keterampilan, peningkatan kualitas pembelajaran, serta pemberian kesempatan bagi mahasiswa untuk mengoptimalkan potensi diri.

Universitas Teknokrat Indonesia terus mendorong terciptanya lingkungan pendidikan yang memberikan ruang bagi mahasiswa untuk berkembang, berinovasi, dan berkompetisi secara sehat. Dengan dukungan institusi, pembimbing, dan organisasi mahasiswa, diharapkan semakin banyak mahasiswa yang mampu meraih prestasi serta memberikan kontribusi positif di tingkat nasional maupun internasional. (**)

Berita Terkait

Beranda Kategori Cari