Thursday, 01 October 2026 | Bandar Lampung
Logo

TAPIS MEDIA

Beranda Lampung Pemerintahan Destinasi Info Harga Pasar

Komjen Suyudi Jalani Fit and Proper Test Calon Kapolri di Komisi III DPR RI, Jenderal Bintang Tiga Ahli Reserse

01 October 2026 10:00 WIB
Oleh: Rina Wulandari
Dibaca: 5 kali
Bagikan:
Komjen Suyudi Jalani Fit and Proper Test Calon Kapolri di Komisi III DPR RI, Jenderal Bintang Tiga Ahli Reserse
Foto: Kupas Tuntas

BANDAR LAMPUNG, Tapis Media -

Kupastuntas.co, Jakarta – Komjen Pol Suyudi Ario Seto selangkah lagi menuju kursi orang nomor satu di Korps Bhayangkara.

Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) itu tengah menjalani uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) sebagai calon Kapolri di Komisi III DPR RI, Kamis (1/10/2026).

Suyudi merupakan calon tunggal yang diajukan Presiden Prabowo Subianto untuk menggantikan Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo.

Ketua Komisi III DPR RI Habiburokhman mengungkapkan, DPR menerima Surat Presiden Nomor R-57/Pres/09/2026 tertanggal 30 September 2026 tentang usulan pemberhentian dari jabatan dan pengangkatan dalam jabatan Kapolri.

Setelah dibahas Badan Musyawarah DPR, Komisi III langsung ditugaskan menggelar fit and proper test terhadap Suyudi.

Dalam rapat yang berlangsung di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Suyudi hadir bersama pimpinan DPR dan kemudian memaparkan visi, misi serta langkah yang akan dijalankannya apabila dipercaya memimpin Polri.

Siapa Suyudi Ario Seto?

Komjen Pol Suyudi Ario Seto bukan nama baru di lingkungan Polri. Jenderal bintang tiga kelahiran Jakarta, 14 Juli 1973, tersebut merupakan lulusan Akademi Kepolisian 1994.

Ia juga menempuh pendidikan di Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK) pada 2003 dan Sespimti Polri pada 2018.

Sebagian besar perjalanan karier Suyudi ditempa di bidang reserse.

Ia pernah menjadi Kanit II Resmob Polda Metro Jaya, Kapolsek Metro Pasar Minggu, Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan, Kanit Jatanras Polda Metro Jaya, Kasat Reskrim Polres Metro Tangerang Kota hingga Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat.

Kariernya kemudian terus menanjak. Suyudi pernah dipercaya menjadi Kapolres Majalengka, Kapolres Bogor, Kapolresta Bogor Kota hingga Kapolres Metro Jakarta Pusat.

Pada 2019, ia menduduki jabatan strategis sebagai Dirreskrimum Polda Metro Jaya.

Suyudi kemudian masuk Bareskrim Polri dan antara lain menjabat Wadirtipideksus serta Wadirtipidsiber Bareskrim Polri.

Pada 2023, ia dipercaya menjadi Wakapolda Metro Jaya, kemudian dipromosikan menjadi Kapolda Banten pada 2024.

Kariernya kembali melonjak ketika Presiden Prabowo melantiknya sebagai Kepala BNN pada 25 Agustus 2025 berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 118/TPA Tahun 2025.

Seiring jabatan tersebut, Suyudi menyandang pangkat Komisaris Jenderal Polisi atau jenderal bintang tiga.

Kini, baru sekitar setahun memimpin BNN, Suyudi dipercaya Presiden Prabowo menjadi calon tunggal Kapolri.

LHKPN Suyudi

Selain perjalanan karier, harta kekayaan Suyudi juga menjadi perhatian menjelang dirinya menduduki jabatan tertinggi di Polri.

Berdasarkan data LHKPN KPK yang dikutip beberapa media, total kekayaan Suyudi per 31 Desember 2025 tercatat sekitar Rp5,84 miliar.

Angka tersebut berbeda dibanding laporan yang sebelumnya banyak diberitakan ketika ia dilantik menjadi Kepala BNN. Berdasarkan LHKPN tahun 2022, Suyudi ketika itu tercatat memiliki kekayaan Rp9.816.246.500.

Dalam laporan 2022 tersebut, sebagian besar hartanya berupa tanah dan bangunan senilai sekitar Rp8,82 miliar.

Aset itu tersebar antara lain di Tangerang, Majalengka, Serang, Sumbawa dan Jakarta Selatan.

Ia juga melaporkan kendaraan senilai Rp349 juta, terdiri dari sepeda motor Yamaha tahun 2018 senilai Rp44 juta dan Mini Cooper tahun 2011 senilai Rp305 juta.

Selain itu terdapat harta bergerak lainnya Rp40 juta serta kas dan setara kas Rp600 juta.

Perbedaan nilai antara laporan 2022 dengan data per akhir 2025 tentu perlu dilihat berdasarkan rincian masing-masing laporan LHKPN, termasuk perubahan aset, nilai, kewajiban maupun pelaporan pada periode tersebut.

Tinggal Menunggu Proses DPR

Sesuai mekanisme, hasil fit and proper test akan menjadi dasar bagi DPR dalam memberikan persetujuan terhadap calon Kapolri yang diajukan Presiden.

Jika seluruh proses tersebut dilalui dan mendapatkan persetujuan DPR, Suyudi akan menggantikan Jenderal Listyo Sigit Prabowo yang telah memimpin Polri sejak Januari 2021.

Bagi Suyudi, pencalonan ini menjadi puncak dari perjalanan panjang lebih dari tiga dekade di kepolisian.

Dari seorang perwira reserse, memimpin beberapa Polres, menjadi Dirreskrimum, Wakapolda Metro Jaya, Kapolda Banten, Kepala BNN, hingga kini menjadi calon tunggal Kapolri pilihan Presiden Prabowo Subianto. (*)

Berita Terkait

Beranda Kategori Cari