BANDAR LAMPUNG, Tapis Media -
Musibah kebakaran kapal penumpang kembali melanda perairan Madura, Jawa Timur. Kapal Motor Penumpang (KMP) Mutiara Sentosa 2 milik PT Atosim Lampung Pelayaran (ALP) yang melayani rute Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya menuju Makassar terbakar di perairan utara Kabupaten Sumenep, Madura, pada Minggu (2/8/2026) pagi.
Insiden tersebut memicu kepanikan ratusan penumpang yang berada di atas kapal dan menimbulkan korban jiwa. Sebagian di antaranya terpaksa melompat ke laut untuk menyelamatkan diri dari kobaran api dan kepulan asap tebal.
Berdasarkan data manifest resmi dari Polairud Polda Jatim, KMP Mutiara Sentosa 2 mengangkut total 232 jiwa penumpang dengan rincian sopir dan kernet: 219 orang, penumpang dewasa 13 orang.
Selain itu, kapal juga membawa 181 unit kendaraan, yang terdiri dari sepeda motor: 15 unit, mobil Kecil 25 unit, truk sedang 6 unit, truk besar 103 unit, tronton 31 unit dan alat Berat: 1 unit
Hingga update data terbaru pukul 17.00 WIB, total 232 korban berhasil dievakuasi oleh 9 kapal penolong dengan rincian 227 penumpang selamat dan 5 orang meninggal dunia:
"Korban berhasil dievakuasi, selamat 227 dan meninggal dunia 5," kata Kepala Kantor SAR Surabaya Nanang Sigit dalam keterangannya, Senin (3/8/2026).
PT Atosim Lampung Pelayaran (ALP) selaku operator kapal menerima informasi awal mengenai kebakaran dari nakhoda. Namun, setelah laporan pertama disampaikan, komunikasi dengan nakhoda terputus sehingga perkembangan situasi di lapangan sempat belum diketahui.
Laporan resmi kebakaran kemudian diterima oleh petugas siaga Kantor SAR Surabaya dari Syahbandar Tanjung Perak pada pukul 08.24 WIB, dilanjutkan konfirmasi dari PT ALP pada pukul 08.25 WIB.
Sekitar pukul 09.45 WIB, laporan dari Kapal Meratus Project 3 yang berada di sekitar lokasi menuturkan bahwa kondisi KMP Mutiara Sentosa 2 hampir terbakar habis.
Tim SAR Gabungan: Kantor SAR Surabaya, Pos SAR Sumenep (mengerahkan RIB 01), Syahbandar Tanjung Perak, SROP Kalianget, KSOP Kalianget, hingga Ditpolairud Polda Jatim mengerahkan alutsista termasuk KN SAR 249 Permadi menuju lokasi kejadian.
Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan infrastruktur dan pengembangan Kewilayahan (Menko IPK) Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengungkapkan pemerintah segera melakukan investigasi terkait insiden kebakaran KM Mutiara Sentosa di perairan utara Madura.
Dirinya menyampaikan belasungkawa dan keprihatinan mendalam atas insiden kebakaran KM Mutiara Sentosa di perairan utara Madura.
“Pemerintah segera luncurkan investigasi, karena kita harus tahu persis apa penyebab dari insiden tersebut,” ujar AHY dalam keterangannya di Jakarta, Senin (3/8/2026).
Terkait keselamatan perhubungan laut, dia menekankan pentingnya pengecekan ulang terkait aspek kondisi kapal, SDM terkait personil kapan dan penumpang, serta cuaca.
“Investigasi akan dilakukan oleh KNKT, Komite Nasional Keselamatan Transportasi, dan butuh waktu untuk menjelaskan kepada kita semua apa penyebabnya,” katanya. (*)