Friday, 23 October 2026 | Bandar Lampung
Logo

TAPIS MEDIA

Beranda Lampung Pemerintahan Destinasi Info Harga Pasar

Kerugian Kebakaran di Bandar Lampung Capai Rp281,2 Juta, Wilson Faisol Ingatkan Bahaya Bakar Sampah

23 October 2026 12:00 WIB
Oleh: Dewi Kartika
Dibaca: 3 kali
Bagikan:
Kerugian Kebakaran di Bandar Lampung Capai Rp281,2 Juta, Wilson Faisol Ingatkan Bahaya Bakar Sampah
Foto: Radar Lampung

BANDAR LAMPUNG, Tapis Media -

Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung menghimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran selama musim kemarau.

Warga diminta menjaga lingkungan, mengantisipasi munculnya titik api, serta tidak membakar sampah sembarangan menyusul tingginya kasus kebakaran di Kota Bandar Lampung.

Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kota Bandar Lampung Wilson Faisol menyampaikan, upaya pencegahan kebakaran membutuhkan peran aktif masyarakat.

Hal itu terutama dalam menjaga lingkungan sekitar dan menghindari aktivitas yang berpotensi memicu munculnya api.

"Intinya kita sama-sama menjaga bahwa ini masih dalam kondisi kemarau. Kita mengharapkan masyarakat juga saling menjaga lingkungan masing-masing dan mengantisipasi titik-titik api bila ada kemungkinan-kemungkinan, dan jangan membakar sampah sembarangan," ujar Wilson.

Imbauan tersebut menjadi perhatian setelah Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kota Bandar Lampung mencatat 78 kejadian kebakaran sepanjang September 2026.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 51 kejadian dipicu pembakaran sampah, sementara kebakaran lahan tercatat mendominasi dengan 57 kejadian.

Total kerugian material akibat berbagai peristiwa kebakaran tersebut ditaksir mencapai Rp281,2 juta.

Data Damkarmat juga mencatat korsleting listrik menjadi penyebab 12 kejadian kebakaran, sedangkan puntung rokok memicu 11 kejadian.

Tingginya jumlah kebakaran yang dipicu pembakaran sampah menjadi perhatian tersendiri, mengingat api berpotensi merambat ke lahan kering maupun bangunan di sekitarnya.

Kondisi tersebut membuat masyarakat perlu lebih berhati-hati saat melakukan aktivitas yang dapat memicu kebakaran.

Selain itu, kebakaran juga dapat dipicu kelalaian dalam membuang puntung rokok maupun gangguan instalasi listrik.

Karena itu, upaya pencegahan perlu dilakukan sejak dini agar api tidak berkembang dan menimbulkan kerugian yang lebih besar.

Wilson menggarisbawahi, masyarakat tidak boleh menganggap sepele potensi munculnya titik api selama musim kemarau.

Ia meminta warga ikut mengawasi kondisi lingkungan masing-masing dan segera melakukan antisipasi apabila ditemukan tanda-tanda yang berpotensi memicu kebakaran.

Pemkot Bandar Lampung mengharapkan kesadaran masyarakat dalam menjaga lingkungan dapat membantu menekan angka kebakaran sekaligus meminimalkan risiko kerugian material maupun ancaman terhadap keselamatan warga.

Upaya pencegahan tersebut diharapkan tidak hanya dilakukan ketika kebakaran terjadi, tetapi juga menjadi kebiasaan sehari-hari.

Masyarakat diimbau menghindari pembakaran sampah sembarangan dan memastikan tidak ada sumber api yang berpotensi memicu kebakaran di lingkungan permukiman.

Pencegahan sejak dini menjadi salah satu langkah penting untuk mengurangi risiko kebakaran selama musim kemarau di Kota Bandar Lampung. (dil)

Berita Terkait

Beranda Kategori Cari