BANDAR LAMPUNG, Tapis Media -
Kebakaran yang menghanguskan sebuah tempat pengajian anak sekaligus rumah warga di Pekon Padang Cahya, Kecamatan Balik Bukit, Kabupaten Lampung Barat, pada Rabu (8/7/2026) pagi, diduga dipicu oleh korsleting listrik. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun kerugian ditaksir mencapai sekitar Rp300 juta.
Kepala Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran (Satpol PP Damkar) Lampung Barat, Domi Nofalisa Utama, menuturkan laporan kebakaran diterima petugas pada pukul 07.11 WIB. Tiga menit kemudian, personel UPT Pemadam Kebakaran Balik Bukit langsung diberangkatkan menuju lokasi.
"Petugas menerima laporan pukul 07.11 WIB, kemudian berangkat pukul 07.14 WIB dan tiba di lokasi sekitar pukul 07.22 WIB. Setelah api berhasil dipadamkan, petugas melanjutkan proses pendinginan hingga penanganan selesai sekitar pukul 09.00 WIB," kata Domi kepada Kupas Tuntas, Rabu (8/7/2026).
Domi menjelaskan, berdasarkan hasil pendataan awal di lokasi, kebakaran diduga berasal dari korsleting listrik yang kemudian dengan cepat membesar dan membakar bangunan yang digunakan sebagai tempat pengajian anak sekaligus rumah warga.
"Untuk dugaan sementara penyebab kebakaran adalah korsleting listrik. Saat petugas tiba di lokasi, warga sudah lebih dahulu melakukan upaya pemadaman sehingga api tidak sempat merembet ke bangunan lain. Selanjutnya petugas melakukan pemadaman lanjutan dan pendinginan," ujarnya.
Menurut Domi, proses penanganan kebakaran berlangsung lancar dan tidak mengalami kendala berarti. Seluruh personel dapat menjalankan tugas sesuai prosedur hingga api dipastikan benar-benar padam.
"Tidak ada kendala di lapangan. Setelah api berhasil dikendalikan, kami langsung melakukan pendinginan untuk memastikan tidak ada titik api yang tersisa dan mencegah kebakaran kembali terjadi," jelasnya.
Dalam peristiwa tersebut tidak ada korban jiwa maupun korban luka. Namun, bangunan yang terbakar mengalami kerusakan berat dengan total kerugian material diperkirakan mencapai sekitar Rp300 juta.
Domi menghimbau masyarakat untuk lebih waspada terhadap potensi kebakaran yang disebabkan oleh instalasi listrik. Ia meminta warga rutin memeriksa kondisi kabel dan peralatan listrik di rumah guna mencegah terjadinya insiden serupa.
"Kami menghimbau masyarakat agar memastikan instalasi listrik dalam kondisi baik dan tidak menggunakan sambungan listrik yang tidak sesuai standar. Jika terjadi kebakaran, segera laporkan kepada petugas agar dapat segera ditangani," pungkasnya. (*)