Thursday, 08 October 2026 | Bandar Lampung
Logo

TAPIS MEDIA

Beranda Lampung Pemerintahan Destinasi Info Harga Pasar

Kebakaran Lahan di Bumi Waras Bandar Lampung Nyaris Sambar Pemukiman

08 October 2026 21:00 WIB
Oleh: Dewi Kartika
Dibaca: 3 kali
Bagikan:
Kebakaran Lahan di Bumi Waras Bandar Lampung Nyaris Sambar Pemukiman
Foto: Radar Lampung

BANDAR LAMPUNG, Tapis Media -

BANDAR LAMPUNG - Warga Jalan Yos Sudarso, Gang Ikan Semadar, Kampung Rawa Baru, RT 17 LK I, Kelurahan Sukaraja, Kecamatan Bumi Waras, mendadak gempar, Kamis siang, 8 Oktober 2026.

Pasalnya, sebidang lahan kosong seluas kurang lebih setengah hektare yang berada di tengah permukiman padat penduduk mendadak dilalap si jago merah.

Beruntung, kesigapan petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kota Bandar Lampung berhasil mencegah bencana yang lebih besar.

Api yang berkobar di atas lahan milik PT Sumatera Bahtera Raya (SBR) tersebut berhasil dijinakkan sebelum merembet ke bangunan warga.

Kepala Dinas Damkarmat Kota Bandar Lampung, Anthoni Irawan, mengungkapkan bahwa pihaknya langsung bergerak cepat begitu menerima laporan dari pamong setempat pada pukul 13.02 WIB.

"Begitu laporan masuk, kesiapsiagaan personel langsung diaktifkan. Sebanyak empat unit armada dari berbagai pos langsung kita terjunkan ke lokasi kejadian untuk melokalisir api agar tidak merambat ke bangunan warga mengingat kondisi angin yang cukup kencang," ujar Anthoni saat dikonfirmasi.

Sebanyak 14 personel dari Pleton B diterjunkan untuk berjibaku memadamkan api. Medan dan tiupan angin kencang sempat memberikan tantangan tersendiri bagi petugas.

Namun, setelah menghabiskan 3 tangki air dan kerja keras tanpa kenal lelah, proses pemadaman akhirnya tuntas secara total pada pukul 14:52 WIB.

Dari hasil penelusuran dan keterangan warga sekitar, Anthoni menduga kuat insiden ini dipicu oleh kelalaian manusia.

Api disinyalir berasal dari aktivitas pembakaran sampah yang ditinggalkan begitu saja.

Akibat embusan angin yang cukup kencang, api dengan cepat membesar, membakar ilalang, serta semak belukar di atas lahan tersebut.

Menyikapi kejadian ini, pihaknya kembali mengeluarkan peringatan keras kepada masyarakat luas agar tidak sembarangan melakukan pembakaran sampah, terutama di tengah kondisi cuaca berangin dan musim kemarau saat ini.

"Kelalaian kecil seperti ini bisa memicu kerugian besar dan membahayakan lingkungan sekitar. Kami meminta masyarakat untuk lebih waspada," tegasnya.

Berdasarkan hasil pendataan sementara, dipastikan tidak ada korban jiwa maupun korban luka-luka dalam peristiwa ini, dengan kerugian material yang dilaporkan nihil.

Kendati demikian, proses penyelidikan lanjutan terkait insiden kebakaran ini tetap diserahkan sepenuhnya kepada pihak kepolisian dan aparat penegak hukum yang berwenang. (*)

Berita Terkait

Beranda Kategori Cari