BANDAR LAMPUNG, Tapis Media -
Universitas Teknokrat Indonesia, ASEAN's Best Private University, Perguruan Tinggi Swasta Terbaik di Sumatera dan Kampus Berdampak, kembali menunjukkan eksistensinya di kancah internasional.
Tiga dosen terbaik Program Studi S1 Teknik Sipil Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer (FTIK) Teknokrat kampus terbaik turut berpartisipasi dalam 6th International Symposium on Civil and Environmental Engineering (ISCEE 2026) yang diselenggarakan pada 14–15 September 2026 di Universiti Tun Hussein Onn Malaysia (UTHM), Johor, Malaysia.
Tiga dosen terbaik yang menjadi delegasi kampus terbaik tersebut adalah Dr. Ir. Lilik Ariyanto, S.T., M.T., IPM., ASEAN Eng., Destiana Safitri, S.T., M.T., dan Arniza Fitri, S.T., M.Sc., Ph.D. Keikutsertaan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat aktivitas akademik, penelitian, serta jejaring internasional Program Studi S1 Teknik Sipil Teknokrat.
ISCEE 2026 diselenggarakan oleh Faculty of Civil Engineering and Built Environment, Universiti Tun Hussein Onn Malaysia, bekerja sama dengan National Institute of Technology (KOSEN), Kure College, Japan.
Forum Internasional Bahas Ketahanan Iklim dan Infrastruktur Berkelanjutan
acara tahun ini mengusung tema _“Empowering Sustainable Living and Climate Resilience through Responsible Engineering and Innovative Solutions.”_ Tema tersebut menempatkan isu keberlanjutan, ketahanan terhadap perubahan iklim, serta penerapan solusi rekayasa yang bertanggung jawab sebagai bagian penting dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.
ISCEE 2026 juga menjadi forum yang mempertemukan akademisi, peneliti, praktisi, dan ilmuwan dari berbagai bidang untuk bertukar pengetahuan serta membahas perkembangan terkini.
Dalam penyelenggaraannya, ISCEE 2026 mencakup empat konferensi yang berfokus pada berbagai aspek teknik sipil dan lingkungan, yaitu International Conference on Sustainable Infrastructure Engineering (ICSIE 2026), International Conference on Sustainable Construction and Structures (ISuCOS 2026), International Conference on Sustainable Environment and Water Research (ICSEWR 2026), serta International Conference on Sustainable Heritage and Built Environment (ICoSHBE 2026).
Rangkaian acara diawali dengan registrasi dan seremoni pembukaan, dilanjutkan dengan keynote addresses, plenary session, networking session, serta sesi teknis paralel. Sesi teknis menjadi ruang bagi para peneliti dan akademisi terbaik untuk mempresentasikan hasil penelitian.
ISCEE 2026 juga menghadirkan beberapa pembicara dari kalangan akademisi dan industri kelas dunia, di antaranya Mohd Nazir bin Mohd Nor, Managing Director & Chief Executive Officer Malaysia Marine and Heavy Engineering Holdings Berhad; Prof. Eur Ing. Ir. Ts. Dr. Shahiron bin Shahidan dari UTHM; serta Assoc. Prof. Dr. Daisuke Tanikawa dari National Institute of Technology (KOSEN), Kure College, Jepang.
Apresiasi Wakil Rektor Teknokrat
Keikutsertaan dosen terbaik dalam forum internasional ini mendapat apresiasi dari Rektor Universitas Teknokrat Indonesia Dr. HM. Nasrullah Yusuf, S.E., M.B.A. melalui Wakil Rektor Dr. H. Mahathir Muhammad, S.E., M.M.
"Selamat kepada tiga dosen terbaik Teknik Sipil kami. Partisipasi di ISCEE 2026 di UTHM Malaysia ini adalah bukti nyata bahwa dosen terbaik dari kampus terbaik ASEAN's Best Private University mampu bersaing dan berkolaborasi di level internasional. Ini adalah wujud kampus berdampak yang mendorong budaya riset global," ujar Dr. Mahathir.
Ia menggarisbawahi bahwa kehadiran Dr. Lilik, Destiana, dan Arniza diharapkan dapat memberikan kontribusi terhadap pengembangan penelitian dan pembelajaran di Program Studi S1 Teknik Sipil Teknokrat, sekaligus membuka peluang kolaborasi riset dengan UTHM dan KOSEN Jepang.
Bagi Universitas Teknokrat Indonesia, keikutsertaan dosen terbaik dalam forum internasional seperti ISCEE 2026 menjadi bagian dari penguatan budaya akademik dan riset yang berorientasi global serta memperkuat komitmen sebagai kampus berdampak.
Dukungan Terhadap SDGs – Kampus Berdampak
Partisipasi dosen terbaik Teknik Sipil kampus terbaik di ISCEE 2026 merupakan implementasi nyata komitmen terhadap Sustainable Development Goals (SDGs):
SDG 4: Pendidikan Berkualitas – Memperkuat kapasitas dosen terbaik melalui forum internasional untuk meningkatkan kualitas pendidikan teknik sipil yang berwawasan global.
SDG 9: Industri, Inovasi, dan Infrastruktur – Membahas inovasi infrastruktur berkelanjutan, konstruksi, dan struktur yang relevan dengan tantangan infrastruktur masa depan Indonesia.
SDG 11: Kota dan Komunitas yang Berkelanjutan – Fokus pada infrastruktur dan pengembangan berkelanjutan, ketahanan terhadap perubahan iklim, dan pengelolaan lingkungan.
SDG 13: Penanganan Perubahan Iklim – Tema utama ISCEE 2026 tentang Climate Resilience menjadi landasan riset dosen terbaik untuk solusi rekayasa yang bertanggung jawab terhadap iklim.
*SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan* – Membangun jejaring global antara kampus terbaik UTI dengan UTHM Malaysia dan National Institute of Technology Kure College Jepang serta akademisi internasional lainnya.
Melalui partisipasi ini, Universitas Teknokrat Indonesia terus mendorong penguatan kapasitas akademik dan jejaring global di bidang teknik sipil dan lingkungan sebagai kampus terbaik dan kampus berdampak di tingkat ASEAN. (*)