BANDAR LAMPUNG, Tapis Media -
BANDAR LAMPUNG– Stasiun Meteorologi Maritim Panjang (BMKG Maritim Lampung) meminta masyarakat dan pelaku pelayaran meningkatkan kewaspadaan menyusul potensi gelombang tinggi hingga mencapai 4 meter di sebagian wilayah perairan Lampung.
Berdasarkan rilis resmi BMKG Maritim Lampung, peringatan dini gelombang tinggi ini diprakirakan berlaku mulai Jumat, 29 Mei 2026 hingga Senin, 1 Juni 2026.
Pihak BMKG Maritim Lampung menjelaskan bahwa kondisi ini dipicu oleh pola angin di Wilayah Perairan
Provinsi Lampung yang secara umum bergerak dari arah Selatan hingga Barat, dengan kecepatan angin berkisar antara 2 sampai 25 Knot.
"Kecepatan angin tertinggi saat ini terpantau di Perairan Teluk Lampung bagian Selatan, Perairan Teluk Lampung bagian Utara, Perairan Timur Lampung bagian Selatan, dan Perairan Timur Lampung bagian Utara," tulis BMKG Maritim Lampung dalam keterangan resminya, Kamis 28 Mei 2026.
Secara rinci, BMKG Maritim Lampung memetakan sebaran wilayah perairan yang berpotensi mengalami gelombang sedang hingga tinggi sebagai berikut
Peluang Gelombang Tinggi (2.5 – 4.0 Meter): Perairan Barat Lampung, Selat Sunda Bagian Selatan Lampung
Peluang Gelombang Sedang (1.25 – 2.5 Meter): Perairan Teluk Lampung Bagian Utara
Perairan Teluk Lampung Bagian Selatan.
Menyikapi data tersebut, BMKG Maritim Lampung mengeluarkan warning atau peringatan risiko keselamatan serius bagi beberapa jenis moda transportasi laut jika memaksakan berlayar.
Antara lain, Perahu atau Kapal Nelayan: Berisiko tinggi jika kecepatan angin menyentuh 15 knot dan tinggi gelombang mencapai 1.25 meter.
Kapal Tongkang: Berisiko tinggi jika kecepatan angin mencapai 16 knot dan tinggi gelombang menyentuh 1.5 meter.
Kapal Ferry: Berisiko tinggi apabila kecepatan angin menembus 21 knot dan tinggi gelombang mencapai 2.5 meter.
Masyarakat yang tinggal dan beraktivitas di sepanjang pesisir pantai Lampung diimbau untuk terus memantau situasi terkini.
BMKG Maritim Lampung juga menyediakan pembaruan informasi cuaca laut secara berkala yang bisa diakses publik melalui situs resmi bmkgmaritimlampung.com, lampung.bmkg.go.id, atau akun Instagram resmi @infomaritimlampung.