BANDAR LAMPUNG, Tapis Media -
(Kejari) Bandar Lampung di Kecamatan Teluk Betung Selatan terbakar pada Selasa, 13 Oktober 2026, pagi.
Api diduga berasal dari pembakaran sampah di sekitar bangunan yang sudah tidak digunakan tersebut.
Kepala Bidang Sarana dan Prasarana Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kota Bandar Lampung, Dedi Setyadi, menyampaikan jika api diduga muncul dan membesar setelah menyambar material yang mudah terbakar di sekitar lokasi.
Menurut Dedi, kondisi lingkungan di sekitar gedung turut memengaruhi penyebaran api.
"Rerumputan kering yang berada di area tersebut membuat kobaran api cepat meluas hingga membakar bagian bangunan," katanya.
Menurutnya, Laporan kebakaran diterima Damkarmat sekitar pukul 09.30 WIB. Petugas kemudian menerjunkan sepuluh personel dan dua puluh Tanki air mobil pemadam untuk menjinakkan api.
Proses pemadaman berlangsung lebih dari dua jam. Petugas juga memastikan tidak ada lagi titik api yang berpotensi memicu kebakaran susulan.
Gedung tersebut diketahui sudah tidak difungsikan sejak 2018.
Meski terbengkalai, lokasi itu disebut masih kerap didatangi anak-anak muda untuk berkumpul.
Akibat kejadian tersebut, bangunan dengan luas area terdampak sekitar 300 meter persegi mengalami kerusakan.
"Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu, sedangkan kerugian material diperkirakan mencapai Rp10 juta," ungkapnya.
Pihaknya juga menghimbau kepada masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran ýang tidak perlu utamanya jika berdekatan dengan lahan kering dan dapat menimbulkan kebakaran.(*)