BANDAR LAMPUNG, Tapis Media -
pembangunan daerah infrastruktur yang menyentuh kebutuhan dasar masyarakat mulai dirasakan hingga tingkat pekon di Kabupaten Tanggamus, Lampung.
Hal itu ditandai dengan peresmian dan peluncuran 3.395 Jembatan Garuda serta 3.000 titik air bersih tahun 2026 yang dilakukan secara terpusat dan daring oleh Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto, Kamis (13/8/2026).
Di Kabupaten Tanggamus, acara tersebut turut digelar di Pekon Darussalam, Kecamatan Gunung Alip.
Program tersebut tidak hanya menempatkan pembangunan daerah fisik sebagai target pemerintah, tetapi juga diarahkan untuk menjawab dua kebutuhan yang langsung bersentuhan dengan kehidupan sehari-hari masyarakat, yakni konektivitas dan ketersediaan air bersih.
Dandim 0424/Tanggamus Letkol Inf Dwi Djunaidi Mulyono mengungkapkan, pembangunan daerah jembatan dan penyediaan sarana air bersih merupakan program yang memiliki manfaat langsung bagi masyarakat.
“Program pembangunan daerah jembatan dan penyediaan air bersih ini tentunya sangat bermanfaat bagi masyarakat. Infrastruktur yang baik akan mempermudah mobilitas warga, sementara ketersediaan air bersih merupakan kebutuhan dasar yang harus mendapatkan perhatian,” ujar Dwi.
Menurut Dandim, keberadaan jembatan memiliki arti penting bagi aktivitas masyarakat di berbagai bidang.
Jembatan yang memadai dapat memperlancar mobilitas warga, termasuk untuk acara ekonomi, pendidikan, pelayanan sosial hingga aktivitas sehari-hari.
Dengan akses yang lebih mudah, masyarakat diharapkan dapat menjalankan berbagai acara secara lebih cepat dan aman.
“Dengan adanya akses yang semakin baik, aktivitas masyarakat diharapkan menjadi lebih lancar dan memberikan dampak positif terhadap kehidupan serta perekonomian masyarakat,” kata dia.
Dwi menilai pembangunan daerah infrastruktur juga membutuhkan dukungan bersama agar fasilitas yang telah dibangun tidak berhenti pada tahap peresmian, tetapi benar-benar memberikan manfaat dalam jangka panjang.
Dwi mengungkapkan TNI melalui jajaran kewilayahan akan terus mendukung program pemerintah yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.
Menurut dia, keberhasilan pembangunan daerah membutuhkan sinergi antara pemerintah, TNI-Polri dan masyarakat.
“Sinergi antara pemerintah daerah, TNI-Polri dan masyarakat menjadi salah satu kunci agar pembangunan daerah dapat berjalan dengan baik dan memberikan dampak jangka panjang. TNI akan terus mendukung program-program pemerintah yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat,” jelasnya.
Ia juga mengingatkan masyarakat untuk ikut menjaga fasilitas yang telah dibangun.
Menurut Dwi, keberadaan jembatan dan sarana air bersih merupakan aset yang manfaatnya akan kembali kepada masyarakat sehingga perlu dirawat dan dimanfaatkan secara bertanggung jawab.
“Kami mengharapkan fasilitas yang telah dibangun ini dapat dijaga dan dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh masyarakat. Mari bersama-sama merawat infrastruktur yang ada sehingga manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang,” pungkasnya.
acara peresmian dan peluncuran tersebut dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Tanggamus, jajaran TNI-Polri, pemerintah kecamatan dan pekon, serta tokoh masyarakat, tokoh agama dan tokoh pemuda.
pembangunan daerah 3.395 Jembatan Garuda dan 3.000 titik air bersih tersebut diharapkan tidak sekadar menambah jumlah infrastruktur, tetapi juga memperkecil kesenjangan akses masyarakat terhadap sarana penghubung dan kebutuhan dasar.
Di Tanggamus, kehadiran program itu diharapkan mampu memperkuat konektivitas antarwilayah sekaligus memperluas akses masyarakat terhadap air bersih. Pada akhirnya, pembangunan daerah tersebut diharapkan menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas hidup dan kesejahteraan masyarakat di tingkat paling dekat dengan warga. (*)