BANDAR LAMPUNG, Tapis Media -
setempat. Langkah ini dilakukan guna memastikan komoditas yang dikonsumsi masyarakat bebas dari zat berbahaya serta menjaga stabilitas pasokan di pasaran.
Pelaksana Harian (Plh) Kepala Dinas Pangan Kota Bandar Lampung, Ni Made Ayu Kumala Dewi, mengungkapkan bahwa pengawasan rutin dilakukan melalui sidak ke sebagian pasar tradisional hingga ritel modern. Ia menuturkan bahwa pihaknya berkomitmen untuk terus menjaga kualitas dan keamanan pangan yang beredar di Bandar Lampung. Menurutnya, pengawasan berkala dilakukan, baik dari segi keterjangkauan harga, ketersediaan stok, hingga uji sampel keamanan pangan.
Ni Made Ayu Kumala Dewi menambahkan keterangan bahwa pengujian sampel secara berkala sangat penting untuk mengantisipasi adanya kandungan zat berbahaya seperti formalin, pestisida, maupun bahan pengawet non-makanan pada sayur, buah, dan daging.
Selain fokus pada keamanan pangan, Dinas Pangan Bandar Lampung juga terus memantau pergerakan harga kebutuhan pokok untuk menekan laju inflasi daerah. Pihaknya berkoordinasi dengan instansi terkait guna mengantisipasi potensi lonjakan harga atau kelangkaan barang.
Ni Made Ayu Kumala Dewi meminta masyarakat tidak perlu panik karena secara umum ketersediaan bahan pangan di Bandar Lampung masih dalam kondisi aman dan mencukupi. Ia juga mengajak warga untuk lebih teliti dan bijak saat membeli kebutuhan bahan pokok. (*)