BANDAR LAMPUNG, Tapis Media -
Polres Lampung Selatan memberlakukan rekayasa lalu lintas di Jalan Terusan Ryacudu, Kecamatan Jati Agung, Kabupaten Lampung Selatan, untuk mengantisipasi kemacetan akibat aksi unjuk rasa karyawan Sungai Budi Group di depan Mapolda Lampung, Rabu (19/8/2026).
Berdasarkan skema rekayasa lalu lintas, pengalihan arus dan penerapan contra flow disiapkan untuk kendaraan roda dua (R2), roda empat (R4) kecil, hingga kendaraan berdimensi besar seperti bus dan truk.
Bagi kendaraan R2 dan R4 kecil dari arah Exit Tol Kota Baru menuju Bandar Lampung maupun sebaliknya, pengendara diarahkan menggunakan jalur alternatif apabila terjadi penutupan arus di depan Mapolda Lampung.
Jalur alternatif tersebut melintasi Simpang Masjid Airan Raya menuju Jalan Lapas, Jalan Kaswari, hingga Simpang Asrama Itera.
Selain itu, Polisi juga menerapkan skema contra flow di Jalan Terusan Ryacudu pada segmen Simpang Masjid Airan Raya hingga Simpang Asrama Itera untuk menjaga kelancaran arus kendaraan.
Sementara itu, kendaraan berat seperti bus dan truk yang hendak keluar maupun masuk melalui Gate Tol (GT) Kota Baru akan diarahkan ke GT Lematang maupun GT Natar.
Kasatlantas Polres Lampung Selatan, AKP M Erza Trisyahputra mengungkapkan, pengalihan arus lalu lintas dan penerapan contra flow dilakukan sementara waktu di Jalan Terusan Ryacudu.
“Diberitahukan kepada seluruh masyarakat pengguna jalan atau yang akan melintasi Jalan Terusan Ryacudu dari Bandar Lampung menuju Pintu Tol Kota Baru dan dari Pintu Tol Kota Baru menuju Bandar Lampung untuk sementara waktu akan dilakukan pengalihan arus lalu lintas dan dilakukan kontra flow arus lalu lintas di Jalan Terusan Ryacudu,” kata Erza.
Ia menjelaskan, kendaraan bus dan truk dapat menggunakan jalur Exit Tol Lematang maupun Exit Tol Natar. Sedangkan kendaraan pribadi dan sepeda motor dapat melintasi jalur alternatif yang telah disiapkan.
Erza menyerukan masyarakat yang hendak melintas di kawasan tersebut agar mencari jalur alternatif lain untuk menghindari kepadatan.
“Walaupun sudah kita siapkan jalur alternatif, namun untuk kenyamanan berkendara bisa mengambil jalan alternatif lain,” ujarnya.
Masyarakat yang melintas di sekitar kawasan Itera dan Mapolda Lampung juga diminta tetap berhati-hati, mematuhi arahan petugas di lapangan, serta mengutamakan keselamatan berkendara. (*)