Thursday, 11 June 2026 | Bandar Lampung
Logo

TAPIS MEDIA

Beranda Lampung Pemerintahan Destinasi Info Harga Pasar

Bukan Lagi Sekadar Cari Kerja, Wamendiktisaintek Ajak Perguruan Tinggi Cetak 'Job Creator'

11 June 2026 15:00 WIB
Oleh: Ahmad Fauzi
Dibaca: 3 kali
Bagikan:
Bukan Lagi Sekadar Cari Kerja,  Wamendiktisaintek Ajak Perguruan Tinggi Cetak 'Job Creator'
Foto: Radar Lampung

BANDAR LAMPUNG, Tapis Media -

JAKARTA- Perguruan tinggi kini dituntut lebih agresif dalam bertransformasi.

Tidak lagi cukup hanya mencetak lulusan sebagai pencari kerja (job seeker), kampus diharapkan mampu menjadi inkubator yang melahirkan pencipta lapangan kerja (job creator).

Tuntutan tersebut disampaikan Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Wamendiktisaintek), Fauzan, saat menghadiri Bursa Wirausaha Unggulan dalam rangka Hari Kewirausahaan Nasional, Rabu (10/6).

Menurut Fauzan, pengembangan kewirausahaan mahasiswa adalah pilar utama dalam implementasi konsep Kampus Berdampak.

Langkah ini dinilai sebagai solusi strategis di tengah tantangan ekonomi global dan tingginya angka pengangguran terbuka yang per Februari 2026 mencapai 4,68% atau 7,24 juta jiwa.

"Kampus diharapkan memberikan pelayanan, pembinaan, sekaligus menjadi fasilitator lahirnya wirausahawan berbasis mahasiswa. Kampus juga harus memiliki kepedulian sosial untuk menyelesaikan problem pengangguran," tegas Fauzan.

Dalam kesempatan tersebut, Wamendiktisaintek mendorong penguatan kolaborasi "Triple Helix"—yakni sinergi antara perguruan tinggi, pemerintah daerah, dan Dunia Usaha dan Dunia Industri (DUDI).

Model kolaborasi yang tengah dikembangkan Kemdiktisaintek di Nusa Tenggara Barat (NTB) diharapkan bisa diadopsi di Lampung. 

Program tersebut mempertemukan akademisi, pemerintah, dan industri untuk mengembangkan wirausaha berbasis potensi lokal dan budaya daerah.

"Kolaborasi ini krusial untuk mempercepat lahirnya wirausahawan muda yang relevan dengan kebutuhan pasar dan potensi daerah masing-masing," tambahnya.

Bagi mahasiswa yang ingin memulai bisnis, Kemdiktisaintek terus menggencarkan Program Pembinaan Mahasiswa Wirausaha (P2MW).

Program ini tidak hanya menawarkan bantuan pendanaan, tetapi juga pendampingan intensif, pelatihan, hingga penguatan kapasitas agar usaha mahasiswa bisa tumbuh berkelanjutan.

Upaya ini sejalan dengan visi Asta Cita menuju Indonesia Emas 2045 yang dicanangkan Presiden dan Wakil Presiden RI, yakni memperkuat ekonomi kerakyatan melalui pemberdayaan UMKM.

Mendiktisaintek Brian Yuliarto juga turut menggaungkan semangat "Diktisaintek Berdampak", agar inovasi yang dihasilkan dari ruang-ruang kelas kampus memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat luas.

Hal senada disampaikan Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM), Muhaimin Iskandar. Ia mengingatkan bahwa UMKM harus menjadi pemain kunci sekaligus penikmat utama pertumbuhan ekonomi nasional.

"Selamat Hari Kewirausahaan Nasional. UMKM harus menjadi kontributor utama pertumbuhan ekonomi sekaligus yang menikmati hasil dari pertumbuhan itu," ujar Menko Muhaimin.

Dengan sinergi ini, diharapkan lahirnya wirausahawan muda dari kampus-kampus akan memperkuat ekonomi lokal, menciptakan lapangan kerja baru, serta meningkatkan daya saing generasi muda di kancah nasional maupun global. (*)

 

Berita Terkait

Beranda Kategori Cari