Monday, 26 October 2026 | Bandar Lampung
Logo

TAPIS MEDIA

Beranda Lampung Pemerintahan Destinasi Info Harga Pasar

BNPB: 2.431 Hektare Lahan Terbakar di Sumatera Belum Padam, 10 Petugas Gugur Saat Padamkan Api

26 October 2026 09:00 WIB
Oleh: Dewi Kartika
Dibaca: 9 kali
Bagikan:
BNPB: 2.431 Hektare Lahan Terbakar di Sumatera Belum Padam, 10 Petugas Gugur Saat Padamkan Api
Foto: Kupas Tuntas

BANDAR LAMPUNG, Tapis Media -

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyebut lahan seluas 2.431 hektare di Pulau Sumatera yang terbakar belum padam. Data tersebut tercatat per 22 Oktober 2026.

Plt Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Berton SP Panjaitan, menyebutkan lahan terbakar yang masih dalam penanganan tersebar di Sumatera Selatan seluas 2.050 hektare, Jambi 379 hektare, dan Riau 2 hektare.

“Di Pulau Sumatera, luas lahan yang masih dalam penanganan per 22 Oktober 2026 mencapai sekitar 2.431 hektare,” kata Berton SP Panjaitan, Jumat (23/10/2026).

Menurut Berton, penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Sumatera melibatkan 33.106 personel gabungan yang terdiri atas unsur BPBD, TNI, Polri, Satpol PP, Manggala Agni, relawan, dinas lingkungan hidup dan kehutanan, serta perusahaan swasta.

“Sebanyak 14.837 personel bertugas di Riau, 12.285 personel di Sumatera Selatan, dan 5.984 personel di Jambi,” jelasnya.

Selain penanganan di darat, satuan tugas udara juga dikerahkan dengan mengoperasikan 19 unit helikopter, yang terdiri atas 12 unit untuk operasi water bombing dan tujuh unit untuk patroli serta operasi modifikasi cuaca (OMC).

Belasan armada udara tersebut ditempatkan di tiga provinsi, yakni sembilan unit di Sumatra Selatan, lima unit di Riau, dan lima unit di Jambi.

“OMC di Sumatra Selatan digelar melalui sembilan sorti dengan penyemaian 5.800 kilogram dry ice dan 1.800 kilogram NaCl di Palembang dan sekitarnya, serta di perbatasan Lampung–Ogan Komering Ulu Timur,” ujarnya.

Sementara itu, operasi OMC di Riau telah berakhir pada 25 September 2026. Adapun di Jambi, operasi tersebut belum dapat digelar karena pertumbuhan awan kurang mendukung.

Sementara itu, sebanyak 10 orang dilaporkan meninggal dunia saat melakukan penanganan karhutla di tiga provinsi di Indonesia. Enam orang diantaranya gugur ketika bertugas di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS), Jawa Timur.

Kemudian tiga relawan dilaporkan meninggal dunia saat menangani karhutla di Kalimantan Tengah. Dan satu korban lainnya berasal dari Kalimantan Selatan.

BNPB mencatat, lima petugas dan relawan gugur di kawasan TNBTS. Sementara itu, Balai Besar TNBTS melalui akun Instagram resminya, @bbtnbromotenggersemeru, melaporkan satu relawan tambahan meninggal dunia saat penanganan karhutla pada Jumat (23/10/2026) pukul 12.00 WIB.

Dengan tambahan tersebut, jumlah korban meninggal dunia dalam penanganan karhutla di kawasan TNBTS menjadi enam orang.

Enam orang yang dilaporkan meninggal dunia saat penanganan karhutla di kawasan TNBTS adalah Sukaris selaku petugas Balai Besar TNBTS, Hendra Rony Wagiyanata selaku Manggala Agni Pemula Balai Besar TNBTS, Wisnu Yuda Pratama, selaku petugas keamanan DW Security PT Mitra Indo Permai, Sefriel Ardiansyah selaku petugas DW Engineering PT Mitra Indo Permai, Munawi selaku relawan pemadam kebakaran dan Suraji selaku DW Security Artotel PT Mitra Indo Permai.

Lima nama pertama tercantum dalam data korban yang dikaitkan dengan BNPB. Sementara Suraji dilaporkan melalui akun Instagram Balai Besar TNBTS sebagai relawan tambahan yang gugur saat penanganan kebakaran.

Duka juga datang dari Kalimantan Tengah. Tiga relawan dilaporkan meninggal dunia ketika terlibat dalam penanganan kebakaran hutan dan lahan.

Ketiganya adalah Akhmad Rizani selaku Ketua Tim Serbu Api Kelurahan Palangka, Kota Palangka Raya. Lalu, Ahmadin alias Itam Madin, relawan Damkar Huma Singgah Itah, Kotawaringin Barat. Serta Aries Sutio Luthfil Hadi, anggota Masyarakat Peduli Api (MPA), Kotawaringin Barat.

Mereka berasal dari unsur relawan dan kelompok masyarakat yang terlibat dalam upaya penanganan kebakaran di wilayah masing-masing.

Sementara satu orang dilaporkan meninggal dunia saat penanganan karhutla di Kalimantan Selatan. Korban bernama Nurdin alias Amang Udin, relawan Damkar Kayu Bulan, Regu 03, Kabupaten Barito Kuala. (*)

Berita Terkait

Beranda Kategori Cari