BANDAR LAMPUNG, Tapis Media -
BANDAR LAMPUNG- Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Maritim Panjang atau BMKG Maritim Lampung merilis peringatan dini potensi tinggi gelombang yang melanda wilayah perairan Provinsi Lampung.
Gelombang laut diperkirakan dapat mencapai ketinggian ekstrem hingga 6 meter.
Prakirawan BMKG Maritim Lampung, Putu Ray, menjelaskan bahwa peringatan dini tersebut berlaku efektif mulai Rabu, 12 Agustus 2026 pukul 07.00 WIB hingga Sabtu, 15 Agustus 2026 pukul 07.00 WIB.
Menurut Putu Ray, berdasarkan analisis kondisi sinoptik terkini, pola angin di wilayah perairan Lampung secara umum bergerak dari arah Timur hingga Selatan dengan kecepatan berkisar antara 2 hingga 30 Knot.
"Kecepatan angin tertinggi terpantau berada di Perairan Barat Lampung dan Selat Sunda bagian Selatan Lampung," ujar Prakirawan BMKG Maritim Lampung, Putu Ray, Selasa (11/8).
Pihaknya membagi potensi ancaman tinggi gelombang di wilayah perairan Lampung ke dalam dua kategori.
1. Kategori Gelombang Sedang (1,25 – 2,5 Meter)
Potensi gelombang sedang berpeluang terjadi di Perairan Teluk Lampung Bagian Utara dan Perairan Teluk Lampung Bagian Selatan
2. Kategori Gelombang Sangat Tinggi / Ekstrem (4,0 – 6,0 Meter)
Potensi gelombang sangat tinggi yang berisiko fatal berpeluang terjadi di Perairan Barat Lampung dan Selat Sunda Bagian Selatan Lampung
Imbauan Keselamatan Pelayaran
Mengingat tingginya potensi risiko keselamatan maritim, sambung Putu Ray, mengingatkan agar para pengguna armada pelayaran dan nelayan memperhatikan batas aman operasional kapal.
Untuk Perahu Nelayan, berisiko tinggi apabila kecepatan angin mencapai 15 knot dan tinggi gelombang mencapai 1,25 meter.
Terhadap Kapal Tongkang, berisiko tinggi apabila kecepatan angin mencapai 16 knot dan tinggi gelombang mencapai 1,5 meter.
Kapal Ferry (Penyeberangan), berisiko tinggi apabila kecepatan angin mencapai 21 knot dan tinggi gelombang mencapai 2,5 meter.
Kapal Ukuran Besar (Kargo / Pesiar), berisiko tinggi apabila kecepatan angin mencapai 27 knot dan tinggi gelombang mencapai 4,0 meter.
Pihak BMKG Maritim Lampung meminta seluruh masyarakat yang beraktivitas di pesisir pantai, para nelayan, serta pihak pengelola transportasi laut untuk selalu waspada dan terus memantau perkembangan informasi cuaca maritim resmi.