Wednesday, 23 September 2026 | Bandar Lampung
Logo

TAPIS MEDIA

Beranda Lampung Pemerintahan Destinasi Info Harga Pasar

Bawa Paket Sabu, Dua Pemuda Asal Lampung Selatan Ditangkap Polisi

23 September 2026 19:00 WIB
Oleh: Ahmad Fauzi
Dibaca: 2 kali
Bagikan:
Bawa Paket Sabu, Dua Pemuda Asal Lampung Selatan Ditangkap Polisi
Foto: Radar Lampung

BANDAR LAMPUNG, Tapis Media -

 

Petugas Polsek Labuhan Ratu mengamankan dua pemuda asal Kecamatan Natar, Lampung Selatan, dalam penindakan kasus dugaan penyalahgunaan narkotika jenis sabu di wilayah Rajabasa, Bandar Lampung.

Keduanya yakni JLK (24) dan RA (21). Mereka diamankan Unit Reskrim Polsek Labuhan Ratu di Jalan Karya Bakti, Gang Murai, Kelurahan Rajabasa Jaya, Kecamatan Rajabasa, Senin, 21 September 2026 sekitar pukul 22.00 WIB.

Dari penindakan tersebut, polisi menemukan lima paket yang diduga berisi sabu. Barang bukti itu terdiri atas empat paket berukuran kecil dan satu paket berukuran sedang.

Selain paket diduga sabu, petugas turut menyita dua telepon genggam, satu sepeda motor Honda Vario 150, sebungkus plastik klip, serta satu bilah badik.

Kapolsek Labuhan Ratu AKP Ono Karyono menyampaikan, penindakan dilakukan setelah pihaknya memperoleh informasi dari masyarakat mengenai aktivitas yang diduga berkaitan dengan penyalahgunaan narkotika.

Informasi tersebut kemudian ditindaklanjuti dengan penyelidikan di lapangan. 

Setelah petugas memperoleh informasi yang diperlukan, polisi bergerak melakukan penindakan dan mengamankan kedua pemuda tersebut.

"Betul, hasil penggeledahan petugas menemukan beberapa paket yang diduga narkotika jenis sabu beserta barang bukti lainnya. Kedua orang yang diamankan saat ini masih menjalani pemeriksaan,” katanya, Rabu, 23 September 2026.

Menurutnya, pemeriksaan terhadap JLK dan RA masih terus dilakukan untuk mengetahui lebih jauh keterlibatan keduanya dalam perkara tersebut.

Polisi juga tengah menelusuri asal-usul narkotika yang ditemukan saat penindakan. Pengembangan dilakukan untuk mengungkap pihak yang diduga memasok barang tersebut.

“masih kita dalami mereka dapat dari mana, dan dan dalami informasi yang mengarah kepada jaringan pemasok,” ujarnya.(*)

Berita Terkait

Beranda Kategori Cari