BANDAR LAMPUNG, Tapis Media -
Suasana duka masih terasa di lokasi tewasnya anggota polisi, Brigadir Arya Supena, yang saat ini telah diangkat menjadi Bripka (Anumerta) Arya Supena, S.H. di kawasan Jalan ZA Pagar Alam, Labuhan Ratu, Bandar Lampung, Senin (11/5/2026).
beberapa papan bunga ucapan belasungkawa tampak berjejer di sekitar lokasi kejadian sebagai bentuk penghormatan dan duka cita dari masyarakat maupun berbagai pihak.
Pantauan di lokasi, garis polisi masih terpasang di area tempat kejadian perkara (TKP), meski hanya terlihat di bagian pinggir tembok lokasi toko. Selain itu, tampak buket bunga bekas semalam warga yang berdoa bersama di tempat kejadian.
Untuk diketahui, Bripka (Anumerta) Arya Supena tewas setelah ditembak pelaku pencurian sepeda motor di area parkir sebuah toko Yussy Akmal pada Sabtu (9/5/2026) pagi.
Peristiwa penembakan itu sempat terekam kamera CCTV milik toko di sekitar lokasi. Dalam rekaman yang beredar, Bripka (Anumerta) Arya Supena terlihat mendatangi dua orang yang diduga hendak melakukan aksi pencurian sepeda motor. Namun nahas, saat berupaya menggagalkan aksi tersebut, korban justru ditembak oleh pelaku.
Pasca kejadian, pihak toko Yussy Akmal diketahui baru memasang kamera CCTV tambahan di bagian depan toko pada Senin hari ini. Sebelumnya, CCTV di toko tersebut hanya berada di bagian dalam bangunan.
Salah seorang petugas keamanan di lokasi menjelaskan, saat kejadian kondisi toko memang belum sepenuhnya buka karena para karyawan masih melakukan persiapan operasional.
"Waktu kejadian toko belum buka, karyawan masih beres-beres. CCTV memang ada di dalam toko, belum ada di depan,” ujarnya saat ditemui di lokasi.
Ia juga mengungkapkan bahwa pada pagi hari tidak ada petugas keamanan yang berjaga di area tersebut karena kebijakan efisiensi operasional.
"Kita memang satpam di sini, tapi masuk siang jam 2. Kalau pagi tidak ada yang jaga karena efisiensi, jadi shift pagi memang kosong,” katanya.
Menurutnya, rekaman video yang beredar dan merekam peristiwa penembakan tersebut berasal dari CCTV milik toko sebelah.
"Ini baru mau pasang CCTV depan toko. Kemarin yang merekam kejadian itu CCTV toko sebelah,” tambahnya.
Sementara itu, aparat kepolisian masih terus melakukan pengejaran terhadap pelaku penembakan. Polda Lampung telah membentuk tim gabungan yang terdiri dari personel Polda Lampung, Polresta Bandar Lampung, hingga Polsek setempat untuk memburu pelaku yang hingga kini masih dalam pelarian.
Polisi juga terus mendalami rekaman CCTV serta mengumpulkan keterangan saksi di sekitar lokasi guna mengungkap identitas dan keberadaan pelaku penembakan tersebut.