BANDAR LAMPUNG, Tapis Media -
Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bandar Lampung memastikan hingga saat ini belum ada laporan keluhan dari masyarakat terkait gangguan pernapasan maupun iritasi mata akibat paparan abu vulkanik dari Aktivitas Gunung Anak Krakatau (GAK) di wilayah setempat.
Meski situasi terpantau aman dan terkendali, langkah antisipasi dini telah diambil.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Bandar Lampung, Muhtadi A. Temenggung, memastikan bahwa pihaknya telah menginstruksikan seluruh fasilitas kesehatan tingkat pertama untuk bersiaga penuh mengantisipasi potensi dampak kesehatan bagi warga.
"Kami sudah berkoordinasi dengan 31 puskesmas di seluruh wilayah Bandar Lampung untuk memantau langsung kondisi kesehatan di tengah masyarakat.
Berdasarkan pemantauan di lapangan hingga saat ini, belum ditemukan adanya keluhan warga terkait gangguan pernapasan maupun iritasi akibat debu," ujar Muhtadi, Senin (7/9).
Sebagai langkah pencegahan, Muhtadi menyebutkan bahwa tenaga kesehatan telah diterjunkan langsung ke lapangan guna memberikan edukasi serta imbauan penting kepada masyarakat.
Pihaknya menghimbau warga untuk meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di luar ruangan dengan menerapkan langkah-langkah perlindungan sederhana.
"Kami menghimbau masyarakat untuk disiplin menggunakan masker guna melindungi saluran pernapasan dari paparan debu. Selain itu, bagi pengendara roda dua, diimbau untuk memakai penutup mata atau kacamata pelindung," tambahnya.
Jajaran fasilitas kesehatan di bawah naungan Pemkot Bandar Lampung dipastikan dalam posisi siaga penuh guna menjamin pelayanan yang cepat dan tanggap apabila sewaktu-waktu dibutuhkan oleh masyarakat.