BANDAR LAMPUNG, Tapis Media -
Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Sinar Betung, Kecamatan Talang Padang, Kabupaten Tanggamus, resmi disuspend atau disetop sementara menyusul insiden dugaan keracunan yang dialami beragam siswa penerima Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Ketua Satgas Makan Bergizi Gratis (MBG) Provinsi Lampung, Saipul, menyebutkan penghentian sementara operasional SPPG dilakukan sebagai langkah pencegahan sambil menunggu hasil pemeriksaan laboratorium.
"Dugaan sementara penyebab keracunan berasal dari menu ayam saus mentega yang disajikan pada hari kejadian. Namun kepastian penyebabnya tetap menunggu hasil uji laboratorium," kata Saipul, saat dimintai keterangan, Kamis (23/7/2026).
Menurutnya, suspend dilakukan agar proses investigasi dapat berjalan secara menyeluruh, mulai dari pemeriksaan bahan baku, proses pengolahan makanan, hingga distribusi makanan kepada para siswa.
Ia menggarisbawahi, seluruh prosedur keamanan pangan harus dipastikan terpenuhi sebelum SPPG kembali diizinkan beroperasi.
"Selama proses investigasi berlangsung, SPPG tidak diperbolehkan beroperasi sampai seluruh hasil pemeriksaan selesai dan dinyatakan memenuhi standar keamanan pangan," ujarnya.
Saipul menyebutkan kejadian tersebut menjadi evaluasi penting bagi seluruh penyelenggara Program MBG di Lampung.
Ia meminta seluruh pengelola SPPG agar semakin memperketat penerapan standar higiene dan sanitasi dalam setiap tahapan penyediaan makanan.
Menurutnya, kualitas bahan baku harus dipastikan dalam kondisi baik, proses memasak dilakukan sesuai standar keamanan pangan, makanan disimpan pada suhu yang tepat, hingga distribusi dilakukan tepat waktu agar makanan tetap layak dikonsumsi.
Selain itu, seluruh petugas dapur juga diminta disiplin menerapkan kebersihan diri saat mengolah makanan serta melakukan pengecekan kualitas makanan sebelum didistribusikan kepada penerima manfaat.
"Jangan menganggap sepele prosedur keamanan pangan. Semua SPPG harus menjadikan kejadian ini sebagai pembelajaran agar tidak terulang kembali. Keselamatan dan kesehatan anak-anak adalah prioritas utama dalam pelaksanaan Program MBG," tegasnya.
Sebelumnya, delapan siswa SMP Negeri 1 Talang Padang, Kabupaten Tanggamus, dilarikan ke Puskesmas Talang Padang setelah mengalami mual, muntah, sakit kepala hingga diare, Rabu (22/7/2026).
Insiden tersebut terjadi tidak lama setelah para siswa menyantap makan siang Program Makan Bergizi Gratis sekitar pukul 10.00 WIB.
Guru Bimbingan Konseling (BK) SMP Negeri 1 Talang Padang, Dian, menyebutkan laporan pertama diterima dari guru kelas VII yang menemukan tiga siswa mengalami sakit perut, mual dan muntah.
"Awalnya tiga siswa kelas VII dibawa ke ruang BK sekaligus Unit Kesehatan Sekolah untuk mendapatkan penanganan awal. Namun karena mereka terus muntah disertai buang air besar, kami memutuskan membawa mereka ke Puskesmas agar mendapat penanganan medis," ujar Dian.
Tak lama kemudian, satu siswa lainnya mengalami keluhan serupa, disusul empat siswa lainnya sehingga total terdapat delapan siswa yang harus mendapatkan penanganan di Puskesmas Talang Padang.