Monday, 27 July 2026 | Bandar Lampung
Logo

TAPIS MEDIA

Beranda Lampung Pemerintahan Destinasi Info Harga Pasar

116 Sekolah Negeri di Lampung Masih Dipimpin Plt, Disdikbud Kebut Finalisasi Kepala Sekolah Definitif

27 July 2026 14:00 WIB
Oleh: Dewi Kartika
Dibaca: 3 kali
Bagikan:
116 Sekolah Negeri di Lampung Masih Dipimpin Plt, Disdikbud Kebut Finalisasi Kepala Sekolah Definitif
Foto: Kupas Tuntas

BANDAR LAMPUNG, Tapis Media -

(Disdikbud) Provinsi Lampung memastikan proses pengisian jabatan kepala sekolah definitif untuk SMA, SMK, dan SLB Negeri yang saat ini masih dipimpin pelaksana tugas (Plt) telah memasuki tahap akhir.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung, Thomas Amirico, menjelaskan saat ini terdapat 116 sekolah negeri yang masih dipimpin oleh Plt. Seluruh proses seleksi calon kepala sekolah telah selesai diselenggarakan dan kini memasuki tahap finalisasi oleh tim tingkat provinsi.

"Sekarang prosesnya lagi finalisasi. Ada tim besar dan tim inti yang sedang memverifikasi data. Insyaallah dalam waktu dekat akan didefinitifkan dan dilantik. Mohon doanya saja," kata Thomas saat dimintai keterangan, Senin (27/7/2026).

Menurutnya, proses seleksi yang dilakukan Disdikbud telah rampung. Saat ini, tim di tingkat provinsi hanya melakukan telaah akhir terhadap seluruh hasil seleksi sebelum nama-nama calon kepala sekolah definitif ditetapkan.

"Artinya dari dinas proses seleksi sudah selesai. Sekarang tinggal proses finalisasi yang dilakukan oleh tim tingkat provinsi. Saya kira tidak lama lagi akan dilakukan pelantikan," ujarnya.

Thomas menjelaskan, pengisian jabatan kepala sekolah dilakukan melalui mekanisme seleksi terbuka sesuai ketentuan yang berlaku. Setiap aparatur sipil negara yang memenuhi persyaratan diberikan kesempatan mengikuti tahapan seleksi.

"Kita sistemnya seleksi terbuka. Yang memenuhi syarat boleh ikut tes. Ada proses uji kompetensi, kemudian wawancara, dan selanjutnya finalisasi di tingkat panitia seleksi," jelasnya.

Ia menekankan seluruh proses dilakukan secara sistematis dan mengikuti regulasi pemerintah. Penetapan kepala sekolah tidak bisa dilakukan secara instan karena harus melalui verifikasi administrasi dan persetujuan melalui sistem yang terintegrasi dengan pemerintah pusat.

"Semua proses ini by system dan by aplikasi. Persyaratannya sangat detail karena calon kepala sekolah harus memenuhi seluruh unsur dan kriteria yang sudah ditentukan dalam aturan. Oleh karena itu kami melakukan rekrutmen dan seleksi sesuai aturan dan petunjuk teknis," katanya.

Thomas juga menjelaskan banyaknya sekolah yang masih dipimpin Plt disebabkan adanya kepala sekolah yang memasuki masa pensiun maupun mengalami mutasi jabatan sehingga posisi tersebut harus segera diisi.

"Kenapa banyak Plt? Karena memang ada yang pensiun dan ada juga yang mutasi. Posisi itu harus segera diisi, tetapi prosesnya memang harus melalui koordinasi dengan pemerintah pusat sesuai mekanisme yang berlaku," ujarnya.

Beberapa sekolah yang saat ini masih dipimpin Plt di antaranya SMA Negeri 16 Bandar Lampung, SMA Negeri 1 Natar, SMK Negeri 9 Bandar Lampung, dan SMK Negeri 8 Bandar Lampung, selain puluhan sekolah lainnya di berbagai kabupaten/kota di Provinsi Lampung.

Lebih lanjut, Thomas menjelaskan Disdikbud tidak hanya mempertimbangkan aspek administratif dalam menentukan kepala sekolah definitif. Calon kepala sekolah juga dituntut memiliki kepemimpinan yang kuat, pengalaman yang memadai, serta visi dan inovasi untuk memajukan sekolah.

"Kriteria yang kita inginkan pertama, dia harus punya visi yang kuat. Kemudian syarat kepangkatannya harus terpenuhi dan pengalaman kerjanya juga memenuhi syarat. Kalau dia tidak punya inovasi dan visi yang kuat, bagaimana sekolah itu bisa menjadi lebih baik," katanya.

Ia mengungkapkan setiap peserta seleksi diminta mempresentasikan konsep dan arah pengembangan sekolah apabila nantinya dipercaya menjadi kepala sekolah.

"Kami meminta mereka memaparkan konsepnya. Ketika nanti dilantik menjadi kepala sekolah, sekolah itu mau dibawa ke mana. Dari seluruh peserta yang mengikuti seleksi di masing-masing sekolah, kami sudah mendapatkan beberapa nama yang memenuhi kualifikasi. Nama-nama itulah yang saat ini sedang masuk tahap finalisasi," jelas Thomas.

Disdikbud Provinsi Lampung mengharapkan proses finalisasi dapat segera selesai sehingga ratusan jabatan kepala sekolah yang masih diisi Plt dapat segera memiliki pejabat definitif.

Dengan kepemimpinan yang definitif, diharapkan program peningkatan mutu pendidikan di SMA, SMK, dan SLB Negeri di Provinsi Lampung dapat berjalan lebih optimal.

Berita Terkait

Beranda Kategori Cari